loading...
Kategori
KeuanganBank
Mode Baca

BTN masih bisa tekan NPL

Online: Kamis, 23 April 2009 | 16:51 wib ET

JAKARTA: Bank Tabungan Negara (BTN) memastikan masih dapat menekan kredit macet (nonperforming loans/NPL) di bawah pencapaian saat ini 2,6% net dan 3,2% gross menepis anggapan terjadi kenaikan NPL KPR.

"Angka yang dicapai pada 2008 jauh di bawah ketentuan Bank Indonesia (BI) sebesar 5%," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di Jakarta, Kamis (23/4/09), saat public expose terkait penerbitan obligasi.

Iqbal mengatakan, manajemennya belum menghitung kembali seluruh agunan dari NPL, kalau dilaksanakan, maka diyakini angkanya masih dapat turun lagi dari posisi saat ini.

Dia juga menyatakan, BTN tidak pernah melaksanakan kebijakan penghapusbukuan (write off) untuk menekan NPL, bahkan diperkirakan selama 2009 angka NPL akan dapat diturunkan lagi.

BTN menempuh berbagai upaya agar NPL tidak mengalami kenaikan diantaranya dengan melaksanakan pengawasan ketat terhadap debitur yang baru menunggak dengan melakukan peringatan.

"Kami ingatkan debitur untuk melunasi tunggakan KPR, serta ke depannya kami ingatkan lagi sebelum jatuh tempo agar tidak terlambat mengangsur cicilan KPR," ujarnya.

Kemudian, kata Iqbal, sebelum persetujuan dibuat, maka dilakukan verifikasi terhadap penghasilan agar angsuran tidak melebihi sepertiga dari penghasilan. Karena itu, penghasilan debitur menjadi perhatian saat akad kredit.

Kemudian, tuturnya, harus ada distribusi risiko dengan menetapkan minimal uang muka yang dibayarkan sebesar 20%, bahkan di Jabotabek saat ini tengah dikembangkan area collection. "Upaya ini diyakini akan dapat menekan NPL tahun 2009 terhadap KPR." kb2

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
12/21/2014
12.408
IHSG
12/19/2014
5.144,62
31,28 (0,61%)