Pasar besar, potensi bisnis berjaringan cerah

Senin, 15 Maret 2010 | 08:32 WIB ET
Produk Mistica, salah satu produk dari perusahaan dengan pemasaran berbasis jaringan (dok. Synergy WorldWide)
Produk Mistica, salah satu produk dari perusahaan dengan pemasaran berbasis jaringan (dok. Synergy WorldWide)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Bisnis dengan model pemasaran jaringan atau yang lebih dikenal dengan sebutan multi-level marketing (MLM) sangat cocok untuk dikembangkan di Indonesia. Pasar yang besar dengan perekonomian yang sedang bergeliat adalah modal utama untuk mengembangkan bisnis berjaringan di tanah air.



GM Synergy Worldwide Indonesia, salah satu perusahaan berbasis MLM, Erwin Dumalang, mengatakan, bisnis MLM di Indonesia terus berkembang pesat seiring dengan beragamnya kebutuhan masyarakat terhadap barang dan jasa. Model promosi dari mulut ke mulut sangat efektif karena langsung menyasar calon pembeli produk.



"Bisnis Synergy WorldWide sendiri terus berkembang seiring penambahan jumlah member yang kini sudah mencapai 70.000 orang," ujar Erwin di Surabaya akhir pekan lalu.



Vice President Marketing Synergy WorldWide Tyler Rippy mengagakan, Indonesia merupakan negara dengan pasar yang sangat prospektif. Ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, pasar Indonesia yang superbesar dengan jumlah penduduk 220 juta adalah bidikan yang sangat potensial.



"Indonesia adalah area yang menjadi fokus kami. Kita memang mengembangkan pasar di sejumlah negara, tapi Indonesia adalah fokus utama," ujar Tyler.



Double Vice President Executive Synergy WorldWide Mark Comer menambahkan, bisnis MLM punya prospek sangat baik. Untuk produk kesehatan, misalnya, tingkat kesehatan warga dunia yang menurun adalah potensi untuk pengembangan pasar lebih lanjut. "Sumber-sumber makanan kita terus terpangkas, dan itu memberi peluang untuk penciptaan produk yang bisa berguna bagi masyarakat luas," ujar Mark. kbc5

Bagikan artikel ini: