Over-supply, sarana MICE di Surabaya jarang terpakai

(dok. kabarbisnis.com)
SURABAYA, kabarbisnis.com: Menjamurnya pembangunan gedung Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) di Surabaya ternyata tidak sebanding dengan jumlah pengusaha di bidang professional exhibition organizer (PEO) lokal.
"Karena jumlah PEO lokal masih sangat sedikit dan acara yang digelar juga relatif jarang, akhirnya gedung MICE mengalami over supply," ungkap General Manager Gramedia Expo Suprapti Suprobo di Surabaya, Selasa (8/2/2011).
Di tahun 2010, terangnya, dari seluruh even yang digelar di Surabaya, 70%-nya adalah hasil kreasi dan kerja keras PEO Jakarta, sementara PEO lokal hanya bisa berkontribusi 30% saja.
Padahal, menurut Suprapti, Surabaya merupakan kota yang memiliki potensi yang cukup besar untuk penyelenggaraan berbagai event, baik bertaraf lokal, nasional maupun internasional. Selain karena fasilitas yang dibutuhkan semuanya tersedia, Surabaya juga memiliki berbagai tempat yang bisa dijadikan alternatif tempat wisata, mulai dari wisata kuliner, wisata ekonomi hingga wisata alam.
Harusnya, dengan potensi yang ada bisa dioptimalkan dengan menggelar berbagai pameran ekonomi dan wisata atau lainnya yang bertaraf lokal, nasional dan internasional.
"Dengan langkah ini, sebenarnya kita bisa mendapatkan banyak manfaat, pertama potensi ekonomi bisa lebih diketahui masyarakat luas dan kedua berbagai kegiatan tersebut bisa meningkatkan kinerja industri MICE Surabaya," tekannya.
Meski demikian, ia optimistis di tahun ini tingkat keterisian (okupansi) MICE yang ia kelolah akan mengalami peningkatan mengingat iklim ekonomi yang cukup stabil dan kondusif.
"Jika pada 2010 lalu tingkat keterisian Gramedia Expo mencapai 74%, maka pada tahun ini kami targetkan naik menjadi 80%," pungkasnya. kbc6
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9767.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +19.24 menjadi 5207.999
- Pilihan Editor: Tren perusahaan raksasa dunia yang mengemplang pajak
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- Freeport beri beasiswa anak korban terowongan runtuh
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Novel Harry Potter terjual US$228 ribu
- Chatib Basri ingatkan bubble price di IHSG
- Digarap serius, potensi bisnis properti di daerah luar biasa
- Penyelesaian mal Grand City Surabaya molor
- Mal Ciputra World ditarget beroperasi Maret 2011
- Aston targetkan miliki 50 hotel hingga 2011
- Brand berkelas ramaikan Lenmarc Mall
- Mal di Malang jadi tujuan wisata
- Bangun Spazio, Intiland investasi Rp130 miliar
- Mal milik Hartati Murdaya resmi dibuka di Surabaya
- Over-supply, sarana MICE di Surabaya jarang terpakai
- Garap kawasan Kebon Jeruk, AKR Land rogoh kocek Rp3,5 triliun
- Intiland siap operasikan 5 hotel budget di 2013
- Pebisnis hotel di Bali kian agresif incar pasar Jatim
- Sinarmas Land siap bangun 6 mal hingga 2015
- Pakuwon pastikan tahun depan TP5 mulai beroperasi
- CitraLand tawarkan ruko 3 lantai mulai Rp3 M
- Cucu Mochtar Riady bangun mal di Papua
- Proyek komersial Citra Harmoni sambut kota mandiri
