loading...
Kategori
Rubrik SpesialGo UKM
Mode Baca

UKM songkok cetak omset Rp16,22 miliar

Online: Rabu, 08 Juni 2011 | 00:54 wib ET

LAMONGAN, kabarbisnis.com: Dari membuat songkok, para perajin di Lamongan, Jawa Timur, berhasil membukukan omset hingga Rp16,22 miliar per tahun berdasarkan data Pemkab Lamongan dari puluhan perajin songkok. Industri rumahan songkok ini dikembangkan para perajin di wilayah Kecamatan Turi, Karangbinangun, Kalitengah, dan Glagah.

"Secara umum, songkok Lamongan ini tidak mempunyai ciri khas khusus dibanding songkok buatan perajin dari kota lain. Hanya saja kami sudah berbisnis ini sejak zaman dahulu dan diturunkan dari generasi ke generasi. Kami menjaga kualitas, terutama pada motif bordir yang lebih halus. Kita juga padukan dengan beludru yang menambah kesan elegan," ujar Agus Supriyanto, perajin songkok di Kecamatan Kalitengah, Lamongan, kepada kabarbisnis.com, Rabu (8/6/2011).

Dia menuturkan, permintaan songkok paling melonjak tajam saat memasuki bulan Ramadan. Saat itulah produksi digenjot. "Kalau memasuki bulan puasa, produksi bisa naik lebih dari 100%. Biasanya saya produksi 500 songkok per bulan bisa naik jadi 1.200 songkok saat Ramadan," jelasnya.

Saat Ramadan itulah, sambung dia, akan ada banyak pekerja musiman. Biasanya usaha Agus mempekerjakan 15 orang saat bulan-bulan biasa. Namun, memasuki bulan puasa, pekerja bertambah menjadi 30 pekerja. "Mereka biasanya para buruh tani yang sedang tidak menggarap sawah dan kita ajak berkarya membuat songkok," tuturnya.

Oleh Agus, satu songkok dipasarkan di harga mulai Rp20.000 hingga Rp100.000. "Wilayah pemasaran produknya hingga ke berabgai kota di Jawa Timur," pungkasnya. kbc5

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
9/20/2014
11.989
IHSG
9/19/2014
5.227,58
19,44 (0,37%)