loading...
Kategori
Rubrik SpesialGo UKM
Mode Baca

Melirik peluang bisnis kerajinan wayang

Online: Selasa, 21 Juni 2011 | 14:31 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kerajinan wayang dari pelepah pisang belum banyak digarap oleh para perajin. Selama ini, kerajinan wayang lebih banyak dikerjakan dengan bahan baku kulit.

Peluang pasar itulah yang dibidik Santo Wijoyo, perajin wayang pelepah pisang "Bumi Pertiwi" dari kawasan Keputih, Surabaya.

"Selain dari pelepah pisang yang kami dapatkan dari pinggiran Sungai Brantas, kami melengkapi kerajinan ini dengan karton agar tidak mudah kusut dan tidak terlalu lentur," ujar Santo saat ditemui di Surabaya, Selasa (21/6/2011).

Santo belum lama menekuni bisnis kerajinan wayang ini. Selama ini Santo hanya menjadi dalang yang disewa untuk memanggungkan berbagai lakon wayang. "Akhirnya dari situ saya berpikir untuk membuat kerajinan wayang. Tapi harus yang unik, karena itu saya memilih bahan baku dari pelepah pisang. Usaha ini belum lama, baru akhir 2010 saya rintis," bebernya.

Selain menggunakan pelepah pisang dan karton, Santo memperindah wayang buatannya dengan menggunakan biji-bijian dan rerumputan sebagai hiasan. Agar mengkilap, kerajinan wayang itu dipoles seperti produk furniture.

Untuk satu unit wayang berukuran kecil, Santo mematok harga Rp100.000. Adapun yang berukuran besar mencapai Rp1 juta per buah.

"Pemasarannya masih sebatas di Surabaya dan sekitarnya. Kami masih bekerja berdasarkan order, masih akan penjajakan untuk membuat lebih banyak lagi," tuturnya. kbc5

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
10/2/2014
12.150
IHSG
10/2/2014
5.000,81
-140,10 (-2,80%)