Telkomsel dan Flexi incar pasar warga NU

Senin, 27 Juni 2011 | 10:56 WIB ET
Kartu As Waja dari Telkomsel
Kartu As Waja dari Telkomsel

SURABAYA, kabarbisnis.com: Warga Nahdlatul Ulama (NU) menjadi incaran sejumlah operator telekomunikasi. Telkomsel, misalnya, meluncurkan meluncurkan perdana Kartu As Waja, yakni perdana Kartu As edisi khusus untuk warga ormas Islam terbesar di Indonesia itu. Pada tahap awal, kartu ini difokuskan untuk warga NU di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Manager Direct Sales Metro Surabaya Telkomsel, Tomy Luxianto, mengatakan, perdana Kartu As Waja menjadi kartu prabayar yang memiliki keistimewaan tersendiri bagi warga NU. Warga NU bisa menikmati berbagai konten islami yang belum pernah dimiliki oleh pelanggan komunitas operator lain.

"Warga Nahdatul Ulama dapat menikmati NSP NU, Taushiyah, kabar dari komunitas NU, sejarah dan konten-konten berbasis NU lainnya. Untuk mengakses konten NU hanya dikenakan tarif sebesar Rp.2000 per konten sedangkan untuk NSP NU dikenakan tarif Rp9.900," ujarnya di Surabaya, Senin (27/6/2011).

Selain Telkomsel, Flexi juga membidik komunitas tersebut. Operator CDMA tersebut meluncurkan Flexi Aswaja. Saat ini Flexi sudah menyiapkan 500.000 unit handset Flexi Aswaja yang masih diedarkan di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

"Ke depan kita akan perluas ke Jawa Timur sebagai basis utama NU. Apalagi kita sudah jalin kerja sama dengan sejumlah cabang NU di Jatim," ujarnya.

Di dalam Flexi Aswaja, warga NU bisa mendapatkan berbagai konten tentang NU, termasuk pembahasan dalam kitab-kitab salafiyah yang menjadi rujukan warga NU. kbc5

Bagikan artikel ini: