loading...
Kategori
Rubrik SpesialGo UKM
Mode Baca
Kurs USD-IDR
7/24/2014
11.569
IHSG
7/24/2014
5.098,64
5,41 (0,11%)
Minyak Mentah
N/A
0,00
0,00 (0,00%)
Emas
N/A
0,00
0,00 (0,00%)

Pacu pasar, UMKM perlu diversifikasi produk

Online: Senin, 04 Juli 2011 | 11:25 wib ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu didorong untuk terus berinovasi, terutama dalam hal diversifikasi produk.

"Diversifikasi produk diperlukan untuk memperluas pasar dan mengantisipasi jika pasar pada jenis produk tertentu sedang menurun," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM M. Rizal di Surabaya, Senin (4/7/2011).

Mendorong diversifikasi produk itulah yang coba dilakukan Kadin Jatim untuk mengembangkan UMKM. Kadin Jatim melakukan serangkaian pelatihan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM.

Sejak akhir Mei lalu, tim dari Kadin Jatim berkeliling ke sejumlah kabupaten/kota di Jatim untuk membangun daya saing UMKM. Berbagai model pelatihan diberikan. Total ada 20 aktivitas pelatihan dan penguatan UMKM yang dilakukan Kadin Jatim untuk semua kabupaten/kota di Jatim. Program ini gratis dan bisa diikuti siapa pun.

Di Kabupaten Banyuwangi, misalnya, diadakan pelatihan pembuatan bakso ikan bagi para perempuan dari berbagai latar belakang profesi. Bakso ikan bila digarap serius akan memberikan nilai tambah bagi usaha rumahan.

"Apalagi, Banyuwangi kan salah satu satu basis perikanan di Jawa Timur," ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi metode pengolahan bakso ikan yang higienis dan bermutu tinggi, cara pengemasan, dan model pemasaran. Para UMKM juga diharapkan bisa bersatu untuk menyuplai pasar-pasar modern dengan hanya menggunakan satu merek. Sehingga, kontinuitas dan citra mereknya terjaga.

Pembuatan bakso ikan ini juga sebagai langkah diversifikasi produk dari berbagai jenis produk berbasis ikan yang sudah ada di Banyuwangi. "Selain itu, ini merupakan upaya memberi nilai tambah bagi sebuah produk. Jadi nelayan dan usaha rumahan di sekitar pesisir tidak hanya menjual ikan saja, tapi sudah mengolahnya menjadi bakso yang dikemas secara higienis dan menarik," jelasnya. kbc5

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda