loading...
Kategori
Rubrik SpesialGo UKM
Mode Baca

Kredit untuk UMKM di Jatim terus melaju

Online: Kamis, 08 September 2011 | 15:33 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Industri perbankan terus menggenjot penyaluran kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya melalui skema kredit usaha rakyat (KUR). PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk kantor wilayah Surabaya, misalnya, mencatat penyaluran KUR Mikro dengan plafon maksimal Rp 20 juta hingga akhir semester I/2011 sebesar Rp 597 miliar, sedangkan KUR Ritel, dengan plafon Rp 20 juta-Rp 500 juta, hingga akhir Juli 2011 mencapai tercatat sebesar Rp 255 miliar.

Penyaluran KUR Mikro pada tengah tahun 2011 tersebut hampir mencapai 2 kali lipat dari total penyaluran kredit jenis ini selama tahun 2010 yang tercatat hanya sebesar Rp 300 miliar. Sedangkan penyaluran KUR Ritel sendiri sudah mencapai 96,59% dari target penyalurannya selama tahun 2011 yang dipatok sebesar Rp 264 miliar.

"Kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan KUR guna mengembangkan usaha semakin tinggi. Karenanya kinerja penyaluran KUR juga terus tumbuh signifikan," kata Kepala Kanwil BRI Surabaya, Heru Sukanto, Kamis (8/9/2011). Penyaluran KUR Ritel di BRI, menurut Heru masih didominasi sektor perdagangan.

Capaian ini juga diiringi dengan turunnya porsi kredit bermasalah (non performing loan/NPL). NPL KUR Ritel di BRI Kanwil Surabaya turun dari 2,5% pada 2010 lalu menjadi 1,9%. Sedangkan NPL KUR Mikro turun dari 1,4 % pada akhir 2010 menjadi 1,18 % pada akhir Juni 2011.

Sementara itu, dari data Bank Indonesia (BI) Surabaya, penyaluran kredit ke sektor UMKM juga terus tumbuh. Hingga akhir triwulan II/2011, penyaluran kredit UMKM di Jawa Timur tumbuh 3,64% dibanding triwulan sebelumnya dengan baki debet sebesar Rp. 61,35 triliun atau mencakup 36,2% dari total kredit yang disalurkan.

Data BI juga mencatat, realisasi penyaluran KUR oleh 6 bank umum penyalur KUR di Jawa Timur (BRI, BNI, Mandiri, BTN dan Bukopin, Bank Jatim) pada triwulan II/2011 mencapai Rp 3,81 triliun dengan jumlah debitur mencapai 831.727 orang.

Deputi Pemimpin BI Surabaya Bidang Perbankan Sarwanto mengatakan, integrasi kebijakan pemerintah daerah bersama-sama dengan industri perbankan dan pelaku usaha yang efektif diharapkan dapat terus mendukung peningkatan realisasi KUR kepada masyarakat, khususnya kepada sektor usaha produktif dalam skala mikro dan kecil. Kbc8

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/26/2014
12.193
IHSG
11/26/2014
5.133,04
14,09 (0,27%)