Kucuran kredit UMKM baru 60% dari target

Pelaku UMKM kerajinan tangan di Jatim (dok.kabarbisnis.com)
Berita Terkait
JAKARTA, kabarbisnis.com: Hingga Oktober 2011 penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perbankan mencapai 60%-70% dari target penyaluran sebesar Rp 128 triliun.
"Pertumbuhan kredit di sektor UMKM sekitar 23%-24%, hampir sama dengan pertumbuhan total kredit nasional," ujar Direktur Direktorat Kredit, BPR, UMKM Bank Indonesia Edy Setiadi, akhir pekan ini.
Meski pertumbuhannya sejalan dengan total kredit, porsi penyaluran kredit UMKM baru mencapai sekira 60%-70% dari target sebesar Rp128 triliun. "Kami tetap optimistis target kredit UMKM bisa tercapai, karena masih banyak bank yang akan menggenjot penyaluran kredit pada akhir tahun," jelas Edy.
Apalagi, kata Edy, saat ini bisnis UMKM terus bergeliat. UMKM hingga kini mampu menyerap 47% tenaga kerja nasional. Bisnis UMKM berkontribusi sekitar 56% dari PDB nasional. kbc11
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- BTPN dorong pensiunan PNS jadi wirausaha
- Pebisnis desak pemerintah gencar sosialisasi AEC 2015
- Harga BBM naik, pemerintah rancang subsidi bagi UMKM
- Enam bisnis ini diyakini tidak bakal redup
- Sambut AEC 2015, pemerintah dorong perempuan berwirausaha
- Pemerintah siapkan Rp50 M genjot wirausaha nasional
- Di sini kaum wanita bisa bekerja dari mana saja
- Linda Gumelar dorong wanita RI berwirausaha
