Hipmi: Atasi krisis, ciptakan pengusaha muda

SURABAYA: Penciptaan pengusaha baru dirasakan semakin penting di tengah krisis yang belum jelas ujung pangkalnya saat ini. Pengusaha-pengusaha baru tersebut diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk menanggulangi ancaman bertambahnya pengangguran.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa mengemukakan, saat ini Indonesia perlu banyak pengusaha. Semangat entrepreneurship ini mutlak diperlukan untuk menjadi bangsa yang lebih sejahtera secara ekonomis.
"Namun, semangat wirausaha ini saya rasa sangat kurang. Mulai muda semestinya ada pendidikan kewirausahaan yang lebih masif dan terprogram," ujar Erwin menjawab kabarbisnis.com di Surabaya, Kamis (21/5/09).
Secara khusus dia mencermati perlunya penciptaan pengusaha-pengusaha muda yang berada dalam usia produktif rentang 20 tahun-41 tahun. Keberadaan mereka saat ini diperlukan untuk pembangunan ekonomi bangsa dalam jangka panjang. Saat ini, sekitar 70 juta penduduk Indonesia berada dalam rentang usia produktif tersebut.
"Di Hipmi, misalnya, anggotanya sekitar 25.000-30.000. Tentu ini sangat potensial untuk terus dikembangkan agar muncul pengusaha-pengusaha muda baru," tuturnya.
Dia menilai, keberadaan anggota Hipmi dengan jumlah sekian ribu tersebut masih kurang untuk menampung seluruh tenaga kerja yang tersedia. Karena itu, menjadi mutlak kebutuhan penciptaan pengusaha baru untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang ada.
Erwin yang juga CEO Bosowa Corporation itu bertekad untuk terus menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Bagi Erwin, dengan jalan itulah generasi muda bisa memberikan yang terbaik untuk tanah air tercinta. kbc9/kbc3
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9767.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +19.24 menjadi 5207.999
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Novel Harry Potter terjual US$228 ribu
- Chatib Basri ingatkan bubble price di IHSG
- Digarap serius, potensi bisnis properti di daerah luar biasa
- Mendadak jadi guru, bos Semen Indonesia motivasi pelajar agar tak loyo belajar
- Berbekal US$1,1 miliar, Yahoo! resmi caplok Tumblr
- Eddy William Katuari dan kepak sayap Grup Wings
- Arum Sabil, dari tukang foto keliling hingga Anggota DGI
- Dymas, dari ayam bakar sampai ojek motor
- Mengurus BUMD kurang sukses, ditugasi jadi Dirut PLN?
- Teguh Kinarto, transformasi sang tukang kredit keliling
- Hotbonar Sinaga sang Man of the Year
- Bukik dan ide tolol perubahan
- Hikayat krisis, hikayat Maryono
- Ketut Mardjana jadi bos kantor pos se-ASEAN
- Upik, dari Perhutani ke bos BUMN benih
- Di-CT Scan Profesor Hafid, Dahlan sehat-sehat saja
- Maryono, dari Bank Mutiara jadi bos BTN
- Komitmen anti-suap bos perusahaan setrum
- Wamen ESDM yang suka "ngojek"
- Anindya: Tripartit harus dijalankan
- Pejabat grup Bakrie pimpin insinyur se-Indonesia
