Sari apel celup akan jadi andalan Kota Batu

Produk sari apel celup dari Batu (Budi Setiawan/kabarbisnis.com)
Berita Terkait
SURABAYA, kabarbisnis.com: Kota Batu, Jawa Timur, semakin fokus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Satu varian produk turunan hortikultura yang baru diperkenalkan adalah sari apel celup. Produk tersebut diproduksi oleh Gapoktan Mitra Arjuna dari Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Berbeda dengan yang sudah jadi andalan dan dipasarkan dalam keadaan siap dikonsumsi, produk ini layaknya teh celup. "Produk ini memberi pilihan bagi konsumen yang menginkan minuman beraroma apel yang disajikan dalam kondisi hangat atau panas. Sari apel celup itu hasil inovasi setelah puluhan hektare kebun apel milik anggotanya dilanda angin puting beliung pada 28 Januari 2012. Kami bangkit dari musibah itu dan mencoba terus berkreasi," ujar Ketua I Gapoktan Mitra Arjuna Luki Budiarti.
Dia berharap, keberadaan produk anyar itu bisa menjadi andalan dan kian meneguhkan tagline "Kota Wisata Batu". Kota Batu sendiri kini mengarahkan pengembangan ekonominya pada sektor pertanian berbasis pariwisata.
Luki menuturkan, saat ini sari apel celup tersebut masih diproduksi secara manual mengingat prosesnya memerlukan peralatan berbiaya mahal. Bahkan, finishing-nya masih menggunakan jasa sebuah perusahaan packaging di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
"Tapi saya yakin produk ini tidak terlalu lama lagi bakal jadi primadona sehingga pemrosesannya pun segera menggunakan mesin," jelasnya.
Keterbatasan sumber daya juga membuat Gapoktan Mitra Arjuna baru mampu memenuhi pesanan 1.000 dos untuk sebuah perusahaan di Makassar per bulannya. Satu dos berisi 20 bag sari apel siap celup yang dijual di harga Rp12.000.
Sementara itu, Walikota Batu Eddi Rumpoko sangat membanggakan kecerdasan para petani di wilayahnya dalam berinovasi dalam menciptakan produk holtikultura berbasis pariwisata. "Ini menandakan semua elemen bersemangat untuk memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pertanian berbasis pariwisata. Saya akan mencari solusi agar sari apel celup ini bisa diproses dengan pendekatan teknologi, tak lagi secara manual seperti saat ini," ujar Eddi. kbc2
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9765.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +19.24 menjadi 5207.999
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Novel Harry Potter terjual US$228 ribu
- Chatib Basri ingatkan bubble price di IHSG
- Digarap serius, potensi bisnis properti di daerah luar biasa
- Mendadak jadi guru, bos Semen Indonesia motivasi pelajar agar tak loyo belajar
- Berbekal US$1,1 miliar, Yahoo! resmi caplok Tumblr
- RI disilakan cicipi kekayaan energi Papua Nugini
- BTPN dorong pensiunan PNS jadi wirausaha
- Pebisnis desak pemerintah gencar sosialisasi AEC 2015
- Harga BBM naik, pemerintah rancang subsidi bagi UMKM
- Enam bisnis ini diyakini tidak bakal redup
- Sambut AEC 2015, pemerintah dorong perempuan berwirausaha
- Pemerintah siapkan Rp50 M genjot wirausaha nasional
- Di sini kaum wanita bisa bekerja dari mana saja
- Linda Gumelar dorong wanita RI berwirausaha
