loading...
Kategori
Aneka BisnisTop Figure
Mode Baca

Bos Kereta Api berambisi kalahkan pesawat

Online: Jum'at, 20 April 2012 | 10:08 wib ET

MAKIN banyaknya maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) yang beroperasi di Indonesia membuat penumpang moda transportasi lain seperti kereta api menurun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama Januari-Februari 2012 jumlah penumpang KA mencapai 31,8 juta orang atau turun 0,03% dibanding periode yang sama 2011. Sedangkan jumlah penumpang pesawat domestik periode Januari-Februari 2012 mencapai 8,4 juta orang atau naik 5,28% dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat 8 juta orang.

Kondisi ini tak pelak membuat manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) harus berpikir keras mencari cara merebut kembali penumpang untuk bisa mereka angkut.

Berbagai cara dilakukan mulai memperpanjang masa pemesanan tiket menjadi 90 hari, dari dulunya maksimal 30 hari, sampai menggandeng outlet-outlet ritel macam Indomaret dan Alfamart untuk menjadi agen penjualan tiket.

Direktur Komersial PT KAI Sulistyo Wimbo Hardjito menyatakan keinginannya merebut kembali penumpang KA yang kini berpaling menggunakan moda transportasi udara.

"Kami akan berusaha keras mencari cara mengalahkan pesawat. Salah satu senjatanya adalah kemudahan pemesanan tiket," katanya.

Ia menambahkan, saat ini pemesanan tiket pesawat oleh masyarakat masih sulit dilakukan. Calon penumpang harus mencari agen tiket resmi atau mendatangi outlet masing-masing maskapai, yang tentunya membutuhkan waktu.

"Kami menawarkan kemudahan seperti pemesanan tiket melalui toko ritel yang buka 24 jam. Jadi ibaratnya kalaupesan tiket kereta api pakai sandal jepit dan kaos oblong pun bisa, karena bisa dilakukan di dekat rumah calon pelanggan," ujarnya. kbc8

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/25/2014
12.173
IHSG
11/25/2014
5.118,95
-22,82 (-0,45%)