Kimia Farma ekspansi apotek ke Malaysia

Senin, 14 Mei 2012 | 15:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai agresif berekspansi ke luar negeri. Perusahaan farmasi milik negara itu akan memperkuat penetrasinya ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Direktur Utama Kimia Farma, M Sjamsul Arifin, mengatakan, saat ini pihaknya membuka satu apotek di Kuala Lumpur. "Karena permintaannya luar biasa besar, kami akan tambah outlet baru dalam waktu dekat ini. Kalau nanti dibuat semacam franchise, pasti banyak yang mengantre. Kami akan buka tiga outlet baru," kata Sjamsul dalam paparan publik Kimia Farma di Jakarta, Senin (14/5/2012).

Setelah Malaysia, Kimia Farma akan membidik pasar Kamboja. "Selain itu kami melirik Timor Leste," ujarnya.

Dia optimistis pasar farmasi bisa terus berkembang. Industri farmasi dunia diprediksi bisa mencapai nilai pasar US$1,1 triliun. Secara global, pertumbuhan industri farmasi mencapai 4-7%.

Ada pula negara-negara dengan pertumbuhan industri farmasi yang sangat cepat. Negara-negara itu digolongkan sebagai "pharmerging markets" dengan pertumbuhan 13%-16% per tahun. "Pharmerging markets" terdiri atas 17 negara yang diprediksi bisa mencatat nilai pasar di industri farmasi US$290-305 miliar.

"Indonesia termasuk dalam 17 negara itu, termasuk China, Brasil, Rusia, Vietnam, Thailand, dan lainnya," kata dia.

Di Indonesia, perseroan optimistis pasar farmasi tahun ini bisa mencapai Rp49 triliun, dari sebelumnya Rp43 triliun atau tumbuh 14%. kbc9

Bagikan artikel ini: