loading...
Kategori
Aneka BisnisJasa
Mode Baca
Kurs USD-IDR
4/19/2014
11.420
IHSG
4/17/2014
4.897,05
24,04 (0,49%)
Minyak Mentah
4/17/2014
104,59
0,83 (0,79%)
Emas
4/17/2014
1.293,80
-9,30 (-0,72%)

Pengguna jasa bujuk RI kirim lagi TKI ke Arab Saudi

Online: Rabu, 13 Juni 2012 | 08:37 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penghentian sementara pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi tampaknya membuat galau sejumlah pihak, khususnya pengguna jasa di luar negeri. Pasalnya, mereka mendesak pemerintah Indonesia untuk segera membuka keran penempatan TKI ke Arab Saudi.

Staf Khusus Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Abdul Wahid Maktub mengaku, setiap hari pihaknya dihubungi oleh banyak pihak yang mendesak agar penempatan TKI ke Arab Saudi segera dibuka.

"Desakan itu tidak hanya dari masyarakat Indonesia, tetapi juga pengguna jasa TKI di Saudi. Termasuk keluarga kerajaan," kata Maktub di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Menurutnya, banyak yang bertanya kapan penempatan TKI ke Saudi dibuka lagi. Berkaitan dengan itu, ia meminta semua pihak terkait agar bijak dalam menyikapi program penempatan TKI, khususnya ke Arab Saudi.

Di antara mereka, ujar mantan konjen dan dubes itu, menyatakan pemerintah tidak berhak melarang warganya mencari penghidupan di luar negeri. "Mereka berargumen bahwa mencari kerja dan meraih penghidupan yang layak adalah hak semua warga negara yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar," kata Maktub.

Mereka juga berpendapat, jika pemerintah melarang warga bekerja, pemerintah berkewajiban memberi peluang kerja dengan upah yang memadai seperti di luar negeri.

Maktub mengakui dari segi statistik jumlah TKI bermasalah di Arab Saudi relatif kecil, kurang dari 1 persen. Tetapi satu saja TKI bermasalah, sebenarnya sudah terlalu banyak. "Artinya, kedua pihak (Indoensia dan Saudi) harus melakukan perlindungan maksimal terhadap TKI informal yang secara faktual belum bisa melindungi dirinya sendiri," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda