loading...
Kategori
PropertiKomersial
Mode Baca

Penyelesaian mal Grand City Surabaya molor

Investasi membengkak dari prediksi awal Rp1,2 triliun

Online: Rabu, 03 Juni 2009 | 18:13 wib ET

SURABAYA - Karena berbagai kendala, penyelesaian superblok mewah Grand City Surabaya dipastikan molor hingga empat bulan. Mega proyek dengan nilai investasi awal sebesar Rp1,2 triliun yang rencananya selesai Juni 2009 diperkirakan rampung pada Oktober 2009.

“Kami memang sengaja mengulur waktu penyelesaian. Selain krisis, kami juga tidak ingin mengerjakannya asal-asalan," kata Pemilik Grand City Surabaya Murdaya Poo di Surabaya, Rabu (3/6/09).

Menurut Murdoya, krisis ekonomi global menggerus okupansi mal hingga tinggal di kisaran 60%-70%. Dengan kondisi okupansi yang masih belum 100% ini, manajemennya menilai riskan untuk segera menyelesaikan dan membukanya. ”Tidak mungkinkan kami membiarkan mal dibuka dalam kondisi kosong.”

Selain itu, krisis juga menyebabkan pembiayaan sedikit membengkak. Meski tidak banyak, tetapi Mordoyo mengakui bahwa target investasi awal sudah tidak relevan, karena ada pembengkakan biaya realisasi proyek.

”Pembengkakan memang ada. Akan tetapi tidak banyak. Nantilah kalau semua sudah selesai saya akan katakan berapa total investasinya,” kaya Mordaya.

Saat ini, pembangunan superbolk di pusat kota ini sudah selesai sekitar 80%. Sementara convention hall dan ballroom ditarget bisa selesai 30 hari lagi. ”Convention hall dan ballroom kami targetkan selesai dalam 30 hari lagi. Pengerjaannya sudah dalam tahap finishing

Tidak hanya mal, convention hall bertaraf international dan ballrom yang akan tersedia di Grand City tersebut, Murdaya menyebut hotel bintang lima dan apartemen juga akan dibangun. Rencananya, apartemen dan hotel dibangun pada 2010 di sisi Timur convention hall. kbc8/kbc2

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/28/2014
12.249
IHSG
11/28/2014
5.149,89
4,57 (0,09%)