loading...
Kategori
KeuanganBank
Mode Baca

BNI fasilitasi KPR dan KPA Pakuwon Group

Online: Kamis, 02 Agustus 2012 | 14:10 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Wilayah Surabaya memperkuat pasar kredit konsumer mereka dengan memberikan fasilitas pembiayaan kepada para konsumen dari pengembang perumahan Pakuwon Group. Fasilitas pembiayaan yang diberikan berupa kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilkan apartemen (KPA) untuk proyek-pyoek milik Pakuwon.

"Pembiayaan ini ditujukan untuk mempererat kerja sama antara BNI dan Pakuwon Group seiring dengan pengembangan proyek Pakuwon yang semakin banyak, baik untuk landed house maupun apartemen yang terletak di seluruh wilayah Surabaya," kata CEO BNI Wilayah Surabaya, Dasuki Amsir, di sela penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BNI Wilayah Surabaya dengan Pakuwon Group di Supermall Pakuwon Indah, Kamis (2/8/2012).

Dasuki menambahkan, melalui kerjasama ini pihaknya menawarkan benefit tambahan kepada calon pembeli properti milik Pakuwon seperti program khusus antara lain BNI Griya Angsuran Suka-Suka dan Program Instant Approval dengan bunga rendah 6,99% fix 1 tahun atau 2 tahun. Untuk pembiayaan perumahan dan apartemen milik Pakuwon Group, BNI menargetkan bisa menyalurkan sedikitnya Rp 300 miliar hingga akhir tahun 2012.

Tahun ini BNI Wilayah Surabaya menargetkan penyaluran kredit perumahan BNI Griya sebesar Rp 2 triliun, hingga Juli, telah terealisasi Rp 1,6 triliun.

Sementara itu, Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan mayoritas pembeli properti yang dikembangkan Pakuwon memang masih mengambil kredit KPR dan KPA. "Dari �keseluruhan unit Apartemen yang kami miliki, 70 persennya terjual dengan skema KPA. Sedangkan 90 persen landed house terjual dengan KPR. Karenanya dengan kerjasama ini kami optimis bisa memacu penjualan," jelasnya.

Sektor perumahan dan apartemen sendiri, menurut Sutandi masih akan tumbuh meski bank Indonesia (BI) sudah mengeluarkan aturan pembatasan loan to value (LTV) maksimal 70% untuk kredit perumahan dengan tipe 70 ke atas. "Pembatasan LTV sejauh ini belum membawa pengaruh berati kepada kinerja penjualan kami meskipun rata-rata segmen market kami adalah segmen middle-high yang terkena aturan tersebut," katanya. kbc8

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/26/2014
12.163
IHSG
11/26/2014
5.123,71
4,77 (0,09%)