Pasar bagus, Intiland incar bangun 29 hotel budget

Selasa, 11 September 2012 | 12:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Investasi yang tidak membutuhkan dana besar tampaknya mendasari sejumlah pengembang properti untuk merambah bisnis baru, yakni hotel berbiaya murah atau hotel budget.

Seperti yang dilakukan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (DILD) yang tengah gencar memperbanyak pembangunan bisnis hotel budget.

Executive Director Capital and Investment Management PT Intiland Development Tbk, Archied Noto Pradono mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan hotel budget di 29 lokasi di Indonesia. Saat ini perseroan telah mengoperasikan tiga hotel budget di Semarang, Yogyakarta, dan Kuta, Bali.

”Tahun ini ada dua tambahan hotel budget yaitu di Kelapa Gading dan Nusa Dua,” kata Arhied di Jakarta, Senin (10/9/2012).

Menurutnya, lokasi pembangunan hotel budget yang ada di dalam pipe line perseroan antara lain Balikpapan, Palangkaraya, Makassar, Manado, dan Bali. Kemungkinan perseroan akan banyak membangun hotel budget pada 2013. Dana pembangunan satu hotel budget sekitar Rp 40 miliar-50 miliar. Perseroan akan menarik pinjaman untuk pembangunan hotel budget. Hotel budget perseroan bernama Whiz dan Grand Whiz hotel.

Menurutnya, untuk pembangunan hotel budget, ada yang dimiliki 100%, joint venture, partisipasi, minoritas, tanah sewa atau hanya mengelola saja. Adapun dana belanja modal yang dianggarkan mencapai Rp 1,4 triliun-1,5 triliun pada 2012.

Sekadar informasi, pasar hotel budget terus mengalami tren permintaan pasar cukup tinggi seiring dengan tingginya permintaan pasar wisatawan domestik. Pasalnya, pasar yang ingin dijaring budget hotel adalah pebisnis yang tidak tinggal terlalu lama, hanya satu-dua hari. Biasanya mereka adalah pelaku bisnis yang sering melakukan perjalanan antar kota. Beberapa kota yang marak dibangun hotel budget diantaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, hingga Makassar.

Tak hanya Intiland, PT Ciputra Property Tbk (CTRP) juga membidik pembangunan sejumlah hotel budget. Pengembang ini telah menyisihkan modal Rp 115 miliar tahun ini untuk membangun enam hotel budget. “Dana untuk akuisisi lahan dan membangun hotel budget,” kata Direktur CTRP Arthadinata Djangkar.

Untuk terjun di bisnis hotel budget ini, CTRP tak mau tanggung-tanggung sudah menguasai lahan di Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Cirebon. Saat ini, perusahaan menjajaki akuisisi lahan di Bengkulu dan Banjarmasin.

Untuk setiap hotel budget ini, CTRP berinvestasi Rp 35 miliar sudah termasuk tanah. CTRP menargetkan, mampu merealisasikan hotel budget mulai 2014 mendatang. Untul tarif hotel budget tersebut, CTRP mematok tarif antara Rp 300.000-450.000 per malam, tergantung lokasi kotanya.

Sementara PT Bakrieland Development Tbk tahun ini juga merilis budget hotel yang diberi nama Elty Hotel. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) Bakrieland Hiramsyah Sambudhy Thaib bilang, saat ini perusahaan baru ingin mencoba membangun satu hotel budget sebagai prototype. “Ada tiga pilihan lokasi, di Jakarta dan luar Jakarta,” ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: