loading...
Kategori
Aneka BisnisAgribisnis
Mode Baca

Dana bongkar ratoon Rp280 miliar untuk pacu industri tebu Jawa Timur

Online: Selasa, 26 Februari 2013 | 11:29 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja industri pergulaan Jawa Timur makin dipacu. Agar rendemen lebih tinggi, tahun ini Jatim juga melaksanakan program bongkar ratoon dengan total dana Rp280 miliar. Bongkar ratoon adalah program penggantian tanaman tebu untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

"Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan Negara (APBN) tahun 2013. Rencananya, program bongkar ratoon akan dimulai pada musim tanam tebu tahun ini. Ladang tebu yang selesai ditebang, akan langsung dibongkar dan ditanami dengan bibit tebu baru," ujar Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Samsul Arifin, di Surabaya, Selasa (26/2/2013).

Dalam program tersebut, petani akan mendapatkan bantuan bibit varietas unggul dari kultur jaringan serta biaya bongkar. Untuk seluruh wilayah Jatim, ada sekitar 28.000 hektar, dengan nilai Rp10 juta per hektar.

"Kalau dihitung, seluruh Jatim dananya ya sekitar Rp280 miliar. Tapi ini ada syaratnya. Dan bagi peserta bongkar ratoon harus mengikuti petunjuk yang ditetapkan," katanya.

Hingga saat ini, sudah ada beberapa koperasi yang telah mengajukan anggotanya untuk ikut program tersebut. Di antaranya Bondowoso sebanyak 1.000 hektar dan Situbondo 2.000 hektar. "Intinya, per koperasi dapat jatah sekitar 500 hektar," tekan Samsul.

Tahun ini, Jatim juga memulai menerapkan sistem mekanisasi dalam budidaya tebu dengan memberikan bantuan traktor sebanyak 95 unit yang diberikan ke beberapa koperasi. "Jumlah tersebut sebenarnya belum mencukupi, namun harga traktor ini cukup mahal, mencapai Rp600 juta per unit, jadi ya harus bergantian," terangnya.

Selain itu, ada juga bantuan alat kletek mekanik serta cane lifter (alat menaikkan tebu ke atas truk dan cane cutter (alat pemotong tebu) sebanyak 58 set.

"Langkah mekanisasi budidaya tebu ini karena makin langkahnya tenaga atau sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan. Untuk tenaga cangkul atau klentek kulit tebu misalnya sudah jarang ditemukan. Bayangkan, orang harus mencangkul berpuluh hektar, ini sangat sulit. Makanya program mekanisasi budidaya tebu harus digalakkan," terangnya. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
10/24/2014
12.067
IHSG
10/24/2014
5.073,07
-30,45 (-0,60%)