loading...
Kategori
EnergiPertambangan
Mode Baca

Bank Jepang minati penambangan pasir besi

Online: Selasa, 05 Maret 2013 | 13:27 wib ET

YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: Rencana penambangan pasir besi di pesisir selatan Kulonprogo dilirik Japan Development Bank (JDB). Hal ini terungkap setelah perwakilan dari lembaga tersebut akhir pekan lalu menemui Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Menurut HB X, dalam pertemuan tersebut pihak JDB bertanya tentang kemungkinan untuk mengucurkan dana dalam kegiatan penambangan pasir besi. "Mereka tanya tentang apa yang bisa dibackup dalam kegiatan iron sand," tuturnya, Senin (4/3/2013).

Dari perencanaan yang dilakukan, menurutnya, sejumlah kegiatan pengembangan dapat dibiayai jika JDB mau mengucurkan dana. Di antaranya, pengembangan kawasan industri , penyediaan sumber daya energi, penyediaan air, pelabuhan.

Namun demikian, pembicaraan tersebut disebutkan masih dalam tahap awal dan belum mengerucut ke persetujuan. Hal tersebut disebutkan belum adanya kejelasan kebutuhan anggaran untuk kegiatan pengembangan yang akan dilakukan. "Ya belum, power plant-nya saja seberapa juga belum ada gambarannya," tuturnya.

Disinggung agar ikut menjadi investor pembangunan bandara, HB X menilai, JDB menitik beratkan pada penambangan pasir besi. Bandara dan berbagai kegiatan seperti kawasan industri, pelabuhan dan power plant adalah pengembangan dari kegiatan penambangan tersebut.

Rencana penambangan pasir besi di Kulonprogo hingga kini belum memperlihatkan progres perkembangan yang maju. Terakhir, justru salah satu alat untuk melakukan proses awal pengolahan pasir besi mengalami kerusakan.

Bahkan rekomendasi pembangunan pabrik yang sudah keluar sejak pertengahan 2012 tak juga mendapatkan realisasi. Bahkan terakhir, muncul polemik adanya dugaan rencana kegiatan penambangan oleh PT JMI akan melakukan kegiatan diluar rencana yang dilakukan. Kehadiran JDB dalam kegiatan penambangan pasir besi disebutkan tidak akan mengganggu rencana penambangan yang sudah diawali oleh PT JMI.

"Kami (Pemda DIY) belum tahu persis. Tapi mungkin untuk pembangunan pabrik ini investasinya besar, sehingga JMI mau menggandeng pihak lain. Nah pihak lain inilah yang kemarin menemui Bapak Gubernur," tandas Astungkoro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
9/18/2014
12.021
IHSG
9/18/2014
5.211,72
23,53 (0,45%)