Superblok pertama di Kalsel bidik investor Surabaya

Minggu, 24 Maret 2013 | 16:24 WIB ET
(KB/Purna Budi Nugraha)
(KB/Purna Budi Nugraha)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasar Surabaya menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah pengembang properti. Mereka berlomba bukan saja dengan membangun proyek properti, namun juga mengincar investor untuk berinvestasi di properti yang dikembangkan di daerah lain.

Kali ini, pengembang superblok pertama dan terbesar di Kalimantan Selatan, The Grand Banua juga mulai berburu investor properti di Surabaya, dengan menawarkan sejumlah proyek komersial, mulai kondotel, apartemen, hingga shopping mall.

Public Relation and Promotion Manager The Grand Banua, Nia Kurniawati mengatakan, Surabaya menjadi salah satu kota bidikan, mengingat kota ini merupakan salah satu kota yang memiliki potensi pasar terbesar di Indonesia. "Kita tahu perkembangan properti di kota ini cukup pesat, dan semua orang juga tahu bahwa masyarakat Surabaya banyak yang memiliki properti di sejumlah kota bahkan negara lain," kata Nia di sela pameran REI Properti Expo di Gramedia Expo Surabaya, Sabtu (23/3/2013).

Selain itu, lanjut dia, selama ini banyak warga Surabaya dan Jawa Timur yang bepergian ke Banjarmasin dan Kalimantan Selatan untuk urusan bisnis mereka. "Daripada harus setiap kali menginap di hotel, lebih baik membeli apartemen yang bisa ditempati sendiri atau disewakan. Jadi selain ada income juga investasi," ungkap Nia.

Diakuinya, dari data pembeli di The Grand Banua khususnya jenis kondotel yang sudah habis terjual, sekitar 10 persen adalah pembeli dari Pulau Jawa, salah satunya Surabaya. Ia berharap komposisi jumlah investor dari Jawa di proyek yang dikembangkan bisa meningkat, seiring gencarnya promosi secara roadshow ke sejumlah kota yang dilakukannya.

"Selain Surabaya, kami juga telah melakukan pameran di Yogyakarta beberapa waktu lalu dan berhasil menggaet 15 pembeli apartemen. Kami bersyukur animo masyarakat Surabaya di sini juga tinggi," ulas Nia.

Guna merangsang pembeli di Surabaya, pihaknya menawarkan promo spesial selama pameran yang berlangsung hingga 31 Maret 2013 nanti. Selain harga spesial harga unit apartemen mulai Rp 400 jutaan, pihaknya juga memberikan gratis set furnitur, serta tiket pesawat PP Surabaya-Banjarmasin.

Sekadar diketahui, The Grand Banua merupakan superblok yang dibangun di lahan seluas 30 hektare di kawasan Banua Eco City, yang menggabungkan apartemen, kondotel, citywalk, convention center, shopping mall, serta town house dalam satu kawasan.

Managing Director The Grand Banua, Edward Sarjono menambahkan, pada tahap pertama pihaknya telah menyelesaikan pembangunan City Walk yang siap beroperasi Maret 2013 ini, menyusul tower I kondotel berkapasitas 210 unit setinggi 23 lantai yang ditargetkan mulai beroperasi November 2013 mendatang dengan menggandeng operator hotel Aston International. Juga tower II untuk apartemen 110 unit setinggi 18 lantai yang ditargetkan mulai serah terima pertengahan 2014.

"Ini merupakan proyek high risk pertama di Banjarmasin, dan bangunan tertinggi pertama di Kalimantan Selatan. Mengingat kami membangunnya di atas lahan gambut. Meski begitu, kami memberikan kualitas bangunan yang terbaik," tutur Edward.

Ditambahkannya, untuk pembangunan superblok ini, pihaknya mengucurkan investasi hingga Rp 2 triliun, dimana investasi terbesar akan terserap pada mal berlantai empat dan small office home office (SOHO) hingga 200 unit. kbc7

Bagikan artikel ini: