loading...
Kategori
Rubrik SpesialKadin Jatim
Mode Baca

35 Pebisnis Jatim berburu jaringan pasar ke Sumsel

Online: Rabu, 24 April 2013 | 10:52 wib ET

PALEMBANG, kabarbisnis.com: Tidak kurang dari 35 pelaku usaha dari berbagai sektor di Jawa Timur melakukan kunjungan untuk rencana ekspansi bisnis ke mereka ke Sumatera Selatan (Sumsel). Acara yang digelar atas kerja sama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim dengan Kadin dan Pemprov Sumsel tersebut dikemas dalam even bertema �B2B Meeting Pengusaha Jawa Timur dengan Sumatera Selatan� di Hotel The Arista, Palembang, Sumsel, Rabu (24/4/2013).

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Jaringan Usaha Antar Propinsi, Diar Kusuma Putra mengatakan, temu bisnis yang dilakukannya tersebut ditujukan untuk membangun kerjasama bisnis yang saling menguntungkan antara kedua provinsi, khususnya dalam bidang perdagangan selain investasi dan pariwisata.

"Banyak potensi yang bisa digali dari pasar domestik. Terbukti cukup banyak pemain asing yang membidik pasar di Indonesia. Penguatan jaringan bisnis seperti ini merupakan salah satu langkah untuk menggali potensi itu," kata Diar.

Dipaparkannya, secara regional, kesiapan para pelaku usaha dalam menyongsong ASEAN Economic Community (AEC) 2015 menjadi poin sangat penting dalam keberhasilan membangun perekonomian nasional. Sudah seharusnya dengan potensi yang begitu besar yang dimiliki, pebisnis lokal akan mampu menjadi �leader� dalam perekonomian kawasan ini.

"Untuk mencapai hal tersebut, salah satunya adalah memperkuat kekuatan bisnis secara domestik. Sebuah ungkapan lama bahwa �kita harus bisa menjadi tuan dinegeri sendiri�, rasanya masih relevan dengan kondisi ini. Kita harus bisa menjadi �subyek� pada kegiatan bisnis ada dan bukan saja �obyek� dinegeri sendiri," tegas dia.

Meski demikian, ia sadar bahwa masih banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, salah satunya biaya transportasi antar pulau di Indonesia yang saat ini masih tinggi, bahkan megalahkan biaya transportasi internasional, seperti ke Hongkong atau Singapura.

Untuk itu, ia berharap adanya pemikiran bersama antara para pelaku usaha dan Kadin dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah selaku regulator, untuk mencari solusi efektif mengatasi kendala tersebut. Sehingga peningkatan transaksi bisnis antar pulau, wilayah dan provinsi semakin pesat, dengan itu akan mengurangi ketergantungan kita pada produk impor.

Selain itu, ia berharap para pelaku usaha dibidang pelayaran juga memberikan peran yang lebih signifikant dalam tercapai sebuah sistem logistik nasional yang kompetitif, baik dari harga maupun pilihan alternatif provider pelaku jasa angkutan antar pulau.

Di bagian lain Diar juga mengungkapkan bahwa penguatan jaringan melalui temu bisnis yang dilakukan Kadin Jatim dengan Sumsel tersebut merupakan yang ke-15 untuk kerja sama antar provinsi.

"Kami berharap hal serupa juga akan terus dilakukan dengan intensitas yang lebih sering dan sektor atau produk yang lebih spesifik. Kita perlu meningkatkan lagi pertemuan semacam ini sebagai upaya memperbanyak transasksi bisnis yang saling menguntungkan, sehingga meningkatkan perekonomian Indonesia dan masing-masing wilayah dapat tumbuh dengan pesat," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/25/2014
12.145
IHSG
11/24/2014
5.141,76
29,72 (0,58%)