Garap kawasan Kebon Jeruk, AKR Land rogoh kocek Rp3,5 triliun

Rabu, 08 Mei 2013 | 10:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT AKR Land Development berinvestasi Rp3,5 triliun untuk mengembangkan kawasan Jakarta Barat melalui pembangunan Integrated Complex "Gallery West".

AKR Land Development menandatangani kontrak kerja dengan kontraktor Tatamulia untuk membangun Gallery West, sebuah kawasan bisnis dan hunian terpadu di atas lahan seluas 2 hektar dengan luas proyek sekitar 150 ribu meter persegi di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta.

Managing Director AKR Land Development, Widijanto mengatakan, pembangunan Gallery West merupakan realisasi dari cita-cita untuk menciptakan ikon baru di wilayah Jakarta Barat yang terus berkembang pesat. "Khususnya kawasan Kebon Jeruk dan Kedoya," kata dia.

Berdasarkan analisis Jones Lang LaSale, sampai saat ini Jakarta Barat masih menjadi kawasan dengan pertumbuhan permintaan paling tinggi dibandingkan kawasan Jakarta lainnya, yakni 25% sampai 30% per tahun. Kawasan ini memiliki keunggulan salah satunya jalur JORR seksi West 2 yang akan dibuka akhir tahun ini.

Menurut Widijanto, dengan nilai investasi sekitar Rp3,5 triliun, AKR Land Development merancang Gallery West demi memfasilitasi pasar komunitas eksklusif usia menengah baik untuk individu maupun keluarga dengan tema avant-garde, modern dan contemporary.

Komplek terpadu ini bahkan akan dilengkapi dengan museum seni Modern and Contemporary Art di Nusantara (MaCAN) untuk memamerkan karya-karya seniman besar seperti Robert Indiana dan Bernar Venet.

Sementara itu, untuk menjual Gallery West, ARK Land menempatkan proyek ini dengan akses masuk strategis, yaitu langsung dari pintu tol Kebon Jeruk. Untuk perkantoran, pihaknya menyediakan fasilitas perkantoran strata title dengan total luas bangunan (Gallery West Office) 31 ribu meter persegi meliputi 22 lantai.

Adapun Gallery West Residence dengan luas bangunan 29 ribu meter persegi hingga 31 lantai terdiri dari apartemen dan townhomes, hotel, galeri mobil, serta ballroom, dan fasilitas lainnya. "Integrated complex ini meliputi museum seni dan hunian hijau dengan kebun basah dan konsep lockable service area," ujarnya. kbc9

Bagikan artikel ini: