loading...
Kategori
Keuangan
Mode Baca

Tahun depan, BI siapkan uang NKRI baru

Online: Selasa, 25 Juni 2013 | 14:31 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia sedang menyiapkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang akan diluncurkan tahun 2014 mendatang.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi Ahmad Johansyah mengatakan, uang NKRI masih dalam tahap persiapan dan akan disesuaikan dengan UU No. 7 Tahun 2012 tentang Mata Uang. “Sejauh ini masih tahap persiapan dan itu berdasarkan undang-undang mata uang,” jelasnya, Senin (24/6/2013).

Dalam UU No. 7 Tahun 2012 Bab III Pasal 4 Ayat 2, lanjut dia, disebutkan lambang negara adalah Garuda Pancasila dan memuat frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum Peruri) Prasetio menambahkan, dalam uang baru tersebut akan ada penggantian beberapa bagian. “Kata ‘Bank Indonesia’ akan diganti menjadi ‘Negara Kesatuan Republik Indonesia’ dan itu akan dilaksanakan pada 2014,” jelasnya.

Perubahan lainnya adalah pada tanda tangan, uang kertas nantinya tidak lagi ditandatangani oleh Dewan Gubernur, tetapi akan ditandatangani oleh pemerintah dan Bank Indonesia.

Hanya saja, kendala yang selama ini dihadapi adalah karena sampai saat ini bahan produksi membuat uang kertas 90% masih diimpor dari luar negeri. “Bahan dasar kertas uang masih impor dan tinta uang masih berkerja sama dengan perusahaan dari Swiss. Kini kita sedang melakukan riset untuk memproduksi kertas uang,” jelasnya.

Karena Indonesia belum mampu memproduksi tinta uang sendiri, Prasetio memperkirakan dengan adanya pengubahan sesuai dengan UU mata uang, penggantian Bank Indonesia menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia akan memperboros tinta.

Setiap tahun, Peruri mencetak 7 miliar bilyet uang kertas berdasarkan pesanan BI. Lama ketahanan uang beredar tergantung dengan pecahannya. “Bila lembaran Rp2.000 berusia 8 bulan sampai satu tahun, sedangkan uang Rp50.000 sampai 2 tahun,” paparnya. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
10/30/2014
12.125
IHSG
10/30/2014
5.058,85
-15,21 (-0,30%)