Hotel Indonesia Natour bergegas segarkan performa
Kantor pusat pindah Bali
Berita Terkait
SURABAYA - Sebagai salah satu komitmen manajemen PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN) yang baru untuk meningkatkan kinerja perusahaan, performa PT HIN segera diganti.
Mereka melakukan pergantian logo, moto, warna, value, misi dan visi. Selain itu, PT HIN juga mempersiapkan perpindahan kantor pusat Jakarta ke pulau Bali.
Keputusan ini diambil mengingat Bali dengan kelima hotelnya di sana telah memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja PT HIN dengan jumlah hotel sebanyak 12 unit sebesar 40%.
"Kami memilih Bali sebagai kantor pusat, karena pertumbuhan lima hotel milik PT HIN di sana paling bagus," kata President Director PT HIN Hery Angligan di Surabaya, Jumat (24/7/09).
Menurutnya, dengan perpindahan kantor ke Bali, maka PT HIN akan melakukan efisiensi kepada 35-40 tenaga kerja yang ada di Jakarta dari total tenaga kerja di Jakarta sebanyak orang.
Selanjutnya, 35-40 tenaga kerja tersebut akan lebih dioptimalkan lagi di 12 kantor unit PT HIN yang tersebar di sejumlah kota.
"Efisiensi itu kan tidak harus merumahkan, karena kami memberukan pilihan kepada mereka. Apakah bersedia dipindah ke Bali atau dipindahkan ke kantor unit," kata Hery.
Meski Hery mengaku perpindahan kantor tersebut tidak menggunakan uang cash, akan tetapi barter dengan menara BCA Grand Indonesia, namun nilainya mencapai Rp10 miliar.
Barter dilakukan karena kantor milik PT HIN di Jakarta saat ini berada di lokasi Menara BCA Grand Indonesia dan selanjutnya akan diserahkan PT HIN kepada mereka. Sementara PT HIN meminta pihak Grand Indonesia membangunkan kantor PT HIN di Bali.
Sementara untuk menfokuskan kinerja, manajemen juga telah merancang grand strategy. Mulai dari perubahan warna, logo, visi dan misi serta moto baru yang akan menjadi acuan dalam pengembangan unit bisnis milik PT HIN kedepan.
"Saat ini, persiapan kami sudah mencapai 75%. Jika sudah mencapai 100%, akan kami ajukan kepada pemegang saham dan segera akan direalisasikan. Kami berharap, performa baru ini sudah terealisir di pertengahan 2010," lanjutnya.
Sebagai pilot project, PT HIN akan berkonsentrasi mengubah performa salah satu hotelnya yang berada di Bali dengan dana sebesar Rp80 miliar. Menyusul selanjutnya Inna Simpang Surabaya, Inna Garuda Jogjakarta dan Inna Dharma Deli Medan. kbc6/kbc3
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Roy Suryo dukung Banyuwangi pacu wisata melalui kompetisi olahraga
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Penyelesaian mal Grand City Surabaya molor
- Mal Ciputra World ditarget beroperasi Maret 2011
- Aston targetkan miliki 50 hotel hingga 2011
- Brand berkelas ramaikan Lenmarc Mall
- Mal di Malang jadi tujuan wisata
- Bangun Spazio, Intiland investasi Rp130 miliar
- Mal milik Hartati Murdaya resmi dibuka di Surabaya
- Over-supply, sarana MICE di Surabaya jarang terpakai
- Garap kawasan Kebon Jeruk, AKR Land rogoh kocek Rp3,5 triliun
- Intiland siap operasikan 5 hotel budget di 2013
- Pebisnis hotel di Bali kian agresif incar pasar Jatim
- Sinarmas Land siap bangun 6 mal hingga 2015
- Pakuwon pastikan tahun depan TP5 mulai beroperasi
- CitraLand tawarkan ruko 3 lantai mulai Rp3 M
- Cucu Mochtar Riady bangun mal di Papua
- Proyek komersial Citra Harmoni sambut kota mandiri
