Bisnis menyimpang, MLM bakal dijerat pidana dan denda Rp10 M

Rabu, 02 April 2014 | 16:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Selama ini banyak masyarakat yang terjerat oleh usaha Multi Level Marketing (MLM). Bisnis ini pun kian bermunculan dengan beragam jenis produk yang diperjual belikan. Dari keseluruhan usaha MLM ternyata beberapa diantaranya diduga melakukan kegiatan menyimpang.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Perdagangan) bakal menindak tegas para pelaku MLM yang menyimpang. Tindakan tegas tersebut adalah pemberian sanksi berupa pidana, karena selama ini sanksi yang diberikan hanya bersifat administratif.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Srie Agustina mengatakan, pelaku usaha MLM diharapkan segera mendaftarkan bisnisnya ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pasalnya, sanksi yang dikenakan akan semakin berat.

"Sanksinya bisa 10 tahun penjara dengan denda Rp10 miliar, kenapa sebesar itu karena itu merugikan, bisa merusak tatanan perdagangan dan juga mengganggu konsumen," jelasnya di Kantor Kemendag, Rabu (2/4/2014).

Srie menambahkan, jika aturan ini dilakukan agar pelaku usaha tidak melakukan model usaha skema Piramida atau skema ponzi or money game. Hal ini yang membuat bisnis MLM dinilai bisnis buruk.

"Dalam aturan tersebut juga diatur skema piramida itu dilarang. Selain itu, juga diatur mengenai hak distribusi eksklusif atau produk MLM company hanya boleh diperjualbelikan distributornya," tukas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: