Paloh, calon terkuat Ketum Golkar

Surya Paloh
Pertarungan perebutan Ketua Umum DPP Partai Golkar sering disebut sebagai pertarungan antar gajah. Betapa tidak, nama Surya Paloh yang selama ini dikenal sebagai orang kuat di kalangan media massa akan berhadapan secara vis a vis melawan Aburizal Bakrie, sosok pengusaha sukses yang berjibun pengalaman di berbagai bidang.
Meski demikian, sejumlah pengamat politik di Jakarta meyakini bahwa Pak Brewok (Surya Paloh) akan memenangi pertarungan politik di dalam tubuh Partai Golkar tersebut meski pada kubu Ical terdapat dukungan tokoh tokoh seperti Akbar tanjung, Agung Laksono (biasa disebut triple A). Sebab Paloh merupakan sosok yang belum berkempatan tampil di puncak pentas perpolitikan nasional yang diharapkan bisa memberikan semangat baru bagi sepak-terjang partai berlambang pohon beringin tersebut.
Sejumlah pengurus Parta Golkar daerah dikabarkan akan secara bulat menyokongkan suaranya kepada Surya Paloh -- yang penetapannya akan diraih melalui munas partai tersebut dalam waktu dekat. Mereka (para pengurus di daerah) menilai sosok Paloh sangat tepat memimpin Partai Golkar ke depan karena figurnya tegas, memiliki kapasitas dan komitmen tinggi,serta berwawasan kebangsaan.
"Partai Golkar ke depan membutuhkan figur yang demikian (seperti Paloh) karena tuntutan keadaan/zaman," kata salah satu Ketua DPD Partai Golkar yang tidak berkenan disebut identitasnya.
Surya Paloh yang nota-bene adalah berdarah jurnalis merantau ke Jakarta sekitar tahun 1975 - an. Kemudian memulai karir sebagai pengusaha dengan merintis usaha catering melalui PT Indocater, dan juga dipercaya sebagai Direktur pada Link Up Coy Singapore yang bergerak di bidang perdagangan.
Pada 1982, Surya Paloh membangun gedung perkantoran PRIORITAS berlantai tujuh di Jalan Gondangdia Lama No. 46, Jakarta Pusat. Di gedung ini pula PT Indocater berkantor. Kini PT Indocater tumbuh sebagai salah satu perusahaan katering besar di Asia Tenggara dan memiliki sekitar 5000 karyawan yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Namun di hadapan publik Paloh lebih dikenal sebagai pemilik suratkabar MEDIA INDONESIA dan TV METRO.
Pria kelahiran 16 Juli bernama asli Surya Dharma Paloh ini sangat kental dengan dunia media dan selalu merasa bangga serta apresiatif terhadap produk-produk jurnalistik berkualitas. Saking cintanya terhadap dunia media massa, pada HUT ke 50 kelahirannya - beberapa tahun silam, Paloh menerbitkan sebuah buku biografi yang diberi judul : Editorial Kehidupan Surya Paloh. Layaknya sebuah biografi, buku tersebut menceritakan banyak hal tentang perjalanan hidupnya sebagai insan pers ini dan dunia jurnalisme.
Banyak dikupas di buku itu mengenai tantangan yang dihadapi untuk menegakkan demokrasi , khususnya kemerdekaan pers nasional. Karena sikap dan kebijakan editorial koran yang dipimpinnya seringkali kritis terhadap kebijakan pemerintah, maka sepak terjangnya di pentas politik juga sering menghadapi banyak hambatan.
Nama Surya Dharma Paloh memiliki arti tersendiri. Surya bermakna lahir di pagi hari, saat matahari menyingsing. Sedangkan Dharma menunjukkan besarnya perhatian sang ibu pada kegiatan sosial. Untuk memperkuat jalinan emosional dalam keluarga, nama belakang dicantumkan nama Paloh. Bagi keluarga Daud Paloh, nama Paloh merupakan identitas keluarga. Paloh, singkatan dari Panglima Hasan, panggilan ayah Daud Paloh dilingkungan teman-temannya. Kebetulan di kampung halamannya, Pidie, Aceh Utara, terdapat nama Desa Paloh.
Keterpanggilan Surya Paloh untuk mengikuti pentas pertarungan pemilihan Kepemimpinan Partai Golkar bukan semata-mata karena banyaknya dukungan dari berbagai daerah. Tetapi juga, terdorong atas keprihatinan terhadap situasi dan kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam beberapa tahun terakhir. Melalui Partai Golkar, Paloh yakin bisa berbhakti lebih banyak untuk kemajuan dan kemakmuran kehidupan bangsa.
Dengan modal semangat, kejujuran, keikhlasan, keterbukaan, keberanian, pengalaman organisasi, dunia usaha serta kemampuan entrepreneuship, ia meyakini akan memperoleh dukungan moril serta mampu tampil sebagai pemimpin di Partai Golkar, setelah sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.
Selamat Berjuang Bung Paloh..!!!! kbc1
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9760.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -45.163 menjadi 5169.813
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Resmi meluncur, Sony Xperia Tablet Z dibanderol Rp4,8 jutaan
- BlackBerry siap kembangkan Z10 jadi phablet terbaru
- Gerakan Direksi Mengajar, bos PTPN X ajak pelajar SMA rajin membaca
- Dorong penggunaan gas, optimalkan penjualan mobile
- Tambah kapasitas Etihad Stadium, Manchester City rogoh £50 juta
- Dafam gelar pertandingan persahabatan antar jaringan hotel
- Harga rumah tipe 36 ke bawah alami lonjakan kenaikan
- The Great Gatsby, sebuah film yang digarap bukan setengah-setengah
- Eddy William Katuari dan kepak sayap Grup Wings
- Arum Sabil, dari tukang foto keliling hingga Anggota DGI
- Dymas, dari ayam bakar sampai ojek motor
- Mengurus BUMD kurang sukses, ditugasi jadi Dirut PLN?
- Teguh Kinarto, transformasi sang tukang kredit keliling
- Hotbonar Sinaga sang Man of the Year
- Bukik dan ide tolol perubahan
- Hikayat krisis, hikayat Maryono
- Ketut Mardjana jadi bos kantor pos se-ASEAN
- Upik, dari Perhutani ke bos BUMN benih
- Di-CT Scan Profesor Hafid, Dahlan sehat-sehat saja
- Maryono, dari Bank Mutiara jadi bos BTN
- Komitmen anti-suap bos perusahaan setrum
- Wamen ESDM yang suka "ngojek"
- Anindya: Tripartit harus dijalankan
- Pejabat grup Bakrie pimpin insinyur se-Indonesia
