Jelang Lebaran, harga referensi daging bakal naik jadi Rp85.000/kg

Senin, 30 Juni 2014 | 10:01 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berencana menaikkan harga referensi daging sapi menjadi sebesar Rp 85.000 per kilogram (kg). Dalam Permendag Nomor 46/M-DAG/KEP/8/2013, harga referensi komoditas ini adalah sebesar Rp76.000 per kg.

"Harga referensi saat ini Rp76.000 per kilogram disaat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp9.000, dan saat ini saya berkeinginan harga daging sapi di angka Rp85.000 per kilogram," kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, akhir pekan lalu.

Lutfi mengatakan, dengan harga referensi daging sapi sebesar Rp85.000 per kilogram, dia menilai bahwa para peternak sapi akan bisa mendapatkan insentif yang diharapkan nantinya mampu menambah investasi khususnya untuk penggemukan sapi.

"Saya takut harga turun di bawah Rp85.000 per kilogram, jika tidak ada kebijakan dan kerja sama yang baik dengan Kementerian Pertanian maka tidak akan ada lagi yang mau beternak sapi, semua akan impor," ujar Lutfi.

Harga referensi tersebut, merupakan acuan pemerintah untuk melakukan impor sapi bakalan dan sapi siap potong, di mana dalam ketentuan sebelumnya apabila harga daging sapi di dalam negeri lebih dari Rp76.000 per kilogram, maka keran impor akan dibuka dan apabila berada dibawah Rp76.000 maka tidak akan ada importasi.

Tahun lalu, Kementerian Perdagangan mematok harga daging sapi sebesar Rp76.000 per kilogram melalui Permendag Nomor 46/M-DAG/KEP/8/2013 tentang Ketentuan Impor dan Ekspor Hewan serta Produk Hewan. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: