RI jadi negara ASEAN pertama dapat fasilitas promosi perdagangan Jerman

Kamis, 09 Oktober 2014 | 07:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia menjadi negara targeted counterparts IPD pertama di ASEAN yang mendapat fasilitas promosi perdagangan secara komprehensif di Jerman.

Ini menyusul dilakukannya penandatanganan kerja sama Statements of Cooperation on Trade Promotion oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indonesia dengan Import Promotion Desk (IPD) Jerman.

Cakupan kerja sama tersebut fokus pada tiga kelompok produk ekspor Indonesia ke pasar Jerman. Kelompok produk ekspor pertama yakni bumbu rempah-rempah, obat-obatan, dan kosmetik; Kedua, buah dan sayur-sayuran; serta yang ketiga adalah produk-produk kayu tropis.

"Tiga kategori produk tersebut merupakan produk ekspor utama dan prosfektif bagi Indonesia. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi para pelaku usaha Indonesia yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan neraca perdagangan bilateral Indonesia dan Jerman," ucap Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Dipaparkannya, melalui kerja sama ini, IPD Jerman akan memberikan program capacity building, yaitu dengan menghubungkan website kedua organisasi untuk promosi perdagangan. Serta menyediakan informasi perkembangan peluang pasar Jerman untuk beberapa produk tertentu.

IPD juga menawarkan fasilitas penyelenggaraan business matching dengan buyers potensial, company visit perusahaan-perusahaan terkait, serta study tours gratis bagi perusahaan Indonesia yang mengikuti pameran dagang, khususnya di Jerman maupun negara-negara Uni Eropa.

Dia mengungkapkan, kerjasama ini dapat menjadi salah satu instrumen efektif bagi eksportir Indonesia yang memiliki keinginan membangun bisnis dengan buyers di Jerman secara berkesinambungan.

"Ini bisa menghasilkan kontrak dagang yang menguntungkan kedua belah pihak dalam jangka panjang," pungkasnya.

Sekadar informsi, Jerman merupakan pasar tujuan ekspor Indonesia ke-11. Selama periode 2009-2013, total perdagangan Indonesia-Jerman tumbuh dengan tren sebesar 11,36% per tahun dan mencapai US$7,30 miliar.

Pada 2013 ekspor Indonesia tercatat sebesar US$2,88 miliar, sedangkan pada periode Januari-Juli 2014 tercatat sebesar US$1,65 miliar. Produk yang paling diekspor ke Jerman dari Indonesia adalah produk turunan minyak/lemak nabati dan hewani, alas kaki, peralatan elektronik, karet, pakaian jadi dan aksesoris, mesin-mesin, kopi, teh, rempah-rempah, peralatan optik/foto/medis, serta kayu dan olahan kayu. kbc10

Bagikan artikel ini: