Industri kreatif perdesaan perlu didorong

Senin, 09 Februari 2015 | 01:00 WIB ET

Jakarta, kabarbisnis.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (menteri desa), Marwan Jafar optimistis, industri kreatif di pedesaan ditingkatkan, karena akan meningkatkan ekonomi perdesaan. Menurutnya, perkembangan industri kreatif di Tanah Air saat ini cukup pesat.

Data menunjukkan kontribusi industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2013 sebesar 6,9 persen, tahun 2014 menjadi 7,6 persen, dan tahun ini diperkirakan 8 - 9 persen.

Produk industri kreatif saat ini cukup disukai dan diterima pasar dalam dan luar negeri diantaranya batik, ukir, bordir, perhiasan emas perak, kaligrafi, aksesoris, produk kulit tas sepatu jaket, dan makanan ringan. Produk-produk tersebut rata-rata dibuat oleh home industry di desa-desa, di berbagai pelosok Tanah Air.

"Hasil kreativitas perajin desa ternyata makin diterima oleh konsumen domestik dan global. Ini adalah potensi besar yang tidak boleh disia-siakan. Tentu harus terus kita kembangkan, supaya perekonomian desa makin berkembang maju," kata Marwan di Jakarta, Minggu (8/2).

Marwan menambahkan, hampir di seluruh daerah terdapat desa-desa yang memiliki kegiatan ekonomi kreatif, yang sudah berlangsung turun temurun dan menjadi ciri khas daerah tersebut. Kreativitas ini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat desa tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: