Jeli lihat peluang, pembudidaya Banyuwangi kirim 2,5 ton lele per pekan ke Bali

Senin, 27 April 2015 | 17:57 WIB ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: Sejumlah petani ikan lele di Banyuwangi selama ini selalu memasok 2,5 ton lele per pekan ke Pulau Bali. Salah satu potensi budidaya ikan air tawar ini terletak di Desa Tembok Rejo Kecamatan Muncar, tepatnya di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan(P2MKP) Raja Lele yang dipimpin oleh Mohammad Samsul Arifin.

P2MKP berdiri di atas lahan seluas 1200 m persegi, dengan total luasan kolam 600 meter persegi. Pusat pelatihan yang memiliki 36 kolam ini menjadi jujugan banyak petani lele. "Kolam-kolam ini berkapasitas sekitar 200 ribu benih sekali tebar, di mana proses pembibitan dan pembesarannya memakan waktu 3 bulan," papar Samsul seperti dikutip Antara.

Dari 200 ribu benih tersebut, Samsul bisa mengirim 2,5 ton ikan lele siap konsumsi ke Bali setiap seminggu sekali. Setiap setengah bulan sekali, para petani selalu melakukan grading yakni pemisahan ikan sesuai ukuran yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kanibalisme. Saat ditebar, benih memiliki ukuran yang sama. Namun dalam perkembangannya, mereka tumbuh dengan ukuran tubuh yang berbeda. Ikan yang  telah siap panen, dijual bertahap kepada pengepul sesuai dengan ukuran.

Hasil budidaya ini tidak hanya untuk memenuhi pangsa pasar lokal, tetapi juga untuk dikirim ke luar daerah seperti Bali, Gresik dan Lamongan. Khusus untuk Bali, Samsul menjual lele yang siap dikonsumsi, sementara untuk Gresik dan Lamongan, yang dijual Samsul hanyalah berupa bibit lele. "Yang kami kirim ke Bali, per kilogramnya berisi 8 -10 ekor. Sedangkan untuk pasar lokal, per kilogramnya berisi 12 - 13 ekor ikan dengan bandrol Rp. 13.500-Rp. 14.000 per kilogram," pungkas Samsul.

Dia mengatakan, pasar lele sangat besar karena banyak digemari masyarakat. Di berbagai kota saat ini menjamur warung pecel lele. Di Bali sebagai pusat ekonomi yang sangat besar juga membutuhkan pasokan lele yang sangat tinggi. Banyak depot dan restoran di Bali yang membutuhkan lele. "Kami rutin kirim lele ke Bali karena di sana permintaannya cukup tinggi," ujarnya. 

Banyuwangi menjadi pilihan tempat paling efisien untuk memasok lele ke Bali. kbc8

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: