Awal tahun, pertumbuhan bank asing di Jatim melaju kencang

Rabu, 10 Juni 2015 | 10:13 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Bank-bank asing makin agresif mengembangkan bisnisnya di wilayah Jatim pada Triwulan I/2015. Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan, bank-bank asing yang membuka kantor cabang di Jatim mencatat pertumbuhan signifikan pada beberapa indikator utama kinerja perbankan seperti aset, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran kredit.

Dari sisi aset, pertumbuhan total aset bank umum di Jatim pada Triwulan I/2015 tercatat sebesar Rp 483,5 triliun, meningkat 15,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari sisi pertumbuhan tahunan aset, bank asing mencatat pertumbuhan terbesar dari -2,87% pada Triwulan I/2014 menjadi 15,48% pada Triwulan I/2015. Di sisi lain, aset bank swasta masih menunjukkan tren perlambatan sejak Triwulan II/2014. Pertumbuhan aset bank swasta pada periode berjalan sebesar 11,74% atau melambat sebesar 1,31% dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pada kredit, berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan kredit bank asing meningkat dari 6,47% menjadi 23,60% di Triwulan I/2015. Sementara kredit bank swasta dan bank pemerintah mengalami perlambatan. Perlambatan terbesar terjadi pada kredit bank pemerintah (dari 11,12%-yoy menjadi 17,13%), disusul oleh kredit bank swasta (dari 15,53% menjadi 11,52%).

"Namun demikian, rendahnya pangsa kredit bank asing yang hanya sekitar 7% menyebabkan tingginya pertumbuhan kredit bank asing tidak dapat mempengaruhi pertumbuhan kredit bank umum secara menyeluruh," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim, Benny Siswanto, Selasa (9/6/2015).

Selain aset dan kredit, bank asing juga mencatat pertumbuhan di sisi penghimpunan DPK. Di saat bank swasta dan bank pemerintah menunjukkan perlambatan, bank asing mencatat pertumbuhan pada Triwulan I/2015. Peningkatan signifikan terjadi pada bank asing (tumbuh dari -6,37% menjadi 34,84%) khususnya deposito sektor swasta perseorangan. kbc8

Bagikan artikel ini: