Presiden Jokowi tindak tegas spekulan harga sembako saat Ramadan

Senin, 15 Juni 2015 | 15:49 WIB ET

CIMAHI, kabarbisnis.com: Menjelang Ramadan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan, pusat maupun daerah melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga agar masyarakat bisa membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Siapa pun, kata Presiden Jokowi, tak boleh melakukan spekulasi, apalagi mempermainkan harga yang berakibat menyengsarakan rakyat.

“Siapa pun yang main-main dengan harga kebutuhan pokok, akan saya kejar,” tegas Presiden Jokowi saat meluncurkan Operasi Pasar Murah (OPM), di Wilayah Provinsi Jawa Barat, di Gudang Bulog Cimahi, Jawa Barat, Senin (15/6) siang.

Presiden Jokowi menyebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsi untuk rumah tangga sasaran (RTS) di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat pada awal Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Pelaksanaan OPM ini sebagaimana dikutip Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki dalam siaran persnya Senin (15/6) siang akan memprioritaskan kabupaten/kota yang sudah meminta adanya operasi pasar di daerahnya. “"ni karena kenaikan harga barang-barang pokok belum tentu terjadi di setiap daerah," tulis Teten.

Menurut Presiden Jokowi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota/ Kabupaten perlu melakukan operasi pasar mengingat Indeks Harga Konsumen Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota, yaitu: Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Sukabumi dan Kota Depok mengalami kenaikan dari 117,59 pada April 2015 menjadi 118,07 pada Mei 2015, sehingga terjadi inflasi sebesar 0,41 %.

Dari tujuh kota pantauan di Jawa Barat pada Mei 2015, seluruh kota mengalami inflasi, yaitu kota Bogor sebesar 0,38%, Kota Sukabumi sebesar 0,47%, Kota Bandung sebesar 0,28%, Kota Cirebon sebesar 0,68%, Kota Bekasi sebesar 0,40% Kota Depok sebesar 0,65% dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,21%.

Dalam operasi pasar di Jawa Barat hari ini, Perum Bulog bersama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah menyiapkan 300 ribu ton berasdan 25 ribu ton gula pasir yang siap disistribusikan.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menggelar video conference dengan petugas dari Perum Bulog di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur,dan Sulawesi Selatan yang juga sedang menggelar operasi serupa.

Dengan tindakan yang cepat dari Pemerintah, Presiden Jokowi berharap masyarakat bisa menyongsong ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan tenang. kbc9

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: