Pemerintah berambisi lahirkan 28 ribu wirausaha baru di tahun ini

Selasa, 28 Juli 2015 | 10:25 WIB ET
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menargetkan bisa menciptakan 28.000 wirausaha baru tahun ini. Target ini meningkat cukup signifikan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menargetkan penciptaan sebanyak 10.000 wirausaha baru pertahunnya.

"Kami menargetkan menciptakan 28.000 wirausahawan baru di tengah terbatasnya ketersediaan lapangan kerja disektor formal. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan memperbanyak kesempatan kerja baru," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri.

Penciptaan wirausaha merupakan salah satu solusi untuk menekan tingkat pengangguran yang terjadi saat ini. Pasalnya, selain menciptakan pekerjaan bagi diri sendiri, pelaku wirausaha juga dapat membuka kesempatan kerja bagi orang lain.

"Ukuran suatu negara bisa dikatakan maju jika jumlah wirausahawan mencapai 2 persen dari total jumlah penduduk. Namun wirausahawan di Indonesia saat ini baru mencapai 1,65 persen. Padahal di Malaysia jumlah wirausahawan sudah 4 persen dan Thailand 7 persen," Kata Hanif.

Untuk mengejar ketertinggalan itu, kata Hanif pemerintah menetapkan kebijakan-kebijakan dan program kerja untuk membangkitkan dan mengembangkan program wirausaha dengan menargetkan mencetak 28.000 wirausahawan baru tahun ini.

"Sasaran kelompok masyarakat yang menjadi calon kewirausahaan adalah para pencari kerja, penganggur atau masyarakat miskin di pedesaan, penganggur terdidik di perkotaan, serta calon TKI yang hendak bekerja ke luar negeri," kata Hanif.

Hanif mengatakan, program unggulan yang dikembangkan dalam pembinaan kewirausahaan meliputi pelatihan usaha mandiri pelatihan teknis dan manajerial tenaga kerja, padat karya produktif, pemagangan, teknologi tepat guna dan pendampingan serta pelatihan lainnya yang disesuaikan dengan minat, bakat, dan potensi masyarakat.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional sampai dengan Februari 2015 mencapai 7,45 juta jiwa atau sekitar 5,81 %. Sementara target untuk menciptakan 28.000 wirausahawan baru ini merupakan bagian dari pengembangan sektor ketenagakerjaan dan pemanfaatan sumber daya alam. kbc10

Bagikan artikel ini: