Adhi Karya raih kontrak anyar Rp7,8 triliun

Rabu, 16 September 2015 | 17:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan konstruksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengantongi kontrak baru senilai Rp7,8 triliun hingga akhir Agustus 2015.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata mengatakan, perolehan kontrak baru tersebut mencapai 41,7% dari total target tahun ini senilai Rp18,7 triliun.

"Realisasi kontrak baru tersebut diraih mayoritas berasal dari lini bisnis konstruksi sebesar 88% sedangkan sisanya sebesar 12% merupakan proyek-proyek dari lini bisnis lainnya," ujarnya, Rabu (16/9/2015).

Dia mengatakan, berdasarkan segmentasi, sumber dana realisasi kontrak baru terdiri dari swasta lainnya sebesar 43%, badan usaha milik negara (BUMN) 13%, dan APBN/APBD sebesar 44%.

Adapun pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru emiten berkode saham ADHI itu terdiri dari gedung sebanyak 60%, jalan dan jembatan 28%, dan dermaga serta infrastruktur lainnya 12%.

Hingga Agustus 2015, ADHI telah mengikuti total tender senilai Rp35,2 triliun. Sedangkan, sepanjang Agustus 2015, selain realisasi perolehan kontrak baru tersebut, terdapat Rp1,5 triliun yang telah ditetapkan pemenang dan Rp1,3 triliun merupakan penawar terendah.

Realisasi kontrak baru selama Agustus 2015 antara lain proyek Jembatan Pulau Balang Bentang Panjang (JO) sebesar Rp393,2 miliar serta proyek-proyek lainnya.

Sementara itu, ADHI akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk memperoleh persetujuan aksi rights issue. RUPSLB bakal digelar pada Selasa (22/9/2015), di kantor pusat Adhi Karya. kbc9

Bagikan artikel ini: