Adhi Karya dapat proyek Rp118 miliar dari Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 23 September 2015 | 14:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak Rp 118,7 miliar dari Dinas Tata Air DKI Jakarta untuk pengerjaan proyek-proyek yang berkaitan dengan sumber daya air (SDA).

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang mengatakan, nilai total proyek tersebut senilai Rp 296,8 miliar. Nantinya, proyek tersebut akan digarap oleh Adhi Karya, PT Hutama Karya, dan PT Jaya Konstruksi. Adhi Karya memperoleh kontrak 40%, Hutama Karyaa 30%, dan Jaya Konstruksi 30%.

"Proyek bernama Jakarta Urgent Flood Project (JUFMP) Dredging and Embankment of Sentiong-Sunter Drain, Waduk Sunter Utara, Sunter Selatan, dan Sunter Timur III Sub-Project ICB Paket No.JUFMP-4," jelasnya. Proyek tersebut akan dikerjakan dalam waktu 360 hari kalender.

Kontrak baru tersebut memperbanyak kontrak baru yang diperoleh Adhi Karya tahun ini. Hingga Agustus, perseroan telah mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 7,8 triliun. Realisasi kontrak baru perseroan sebagian besar berasal dari kontrak konstruksi sebanyak 88% dan sisanya sebesar 12% berasal dari proyek-proyek bisnis lain.

Ki Syahgolang Permata mengungkapkan, berdasarkan sumber dana realisasi kontrak perseroan dari swasta sebesar 43%, badan usaha milik negara (BUMN) sebesar 13%, dan APBN dan APBD sebanyak 44%.

"Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari gedung sebanyak 60%, jalan dan jembatan 28%, sedangkan dari dermaga serta infrastruktur lainnya sebesar 12%," jelas Ki Syahgolang.

Dia melanjutkan, hingga Agustus, Adhi Karya telah mengikuti total tender sebanyak Rp 35,2 triliun. Selain realisasi peroleh kontrak baru, perseroan telah ditetapkan sebagai pemenang tender sebesar Rp 1,5 triliun.

Realisasi kontrak baru perseoan Agustus berasal dari antara lain dari proyek jembatan Pulau Balang Bentang Panjang sebesar Rp 393,2 miliar, serta proyek-proyek lainnya. kbc10

Bagikan artikel ini: