Adhi Karya raup kontrak baru Rp10 triliun

Selasa, 20 Oktober 2015 | 15:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) hingga kuartal III – 2015 meraih kontrak baru sebesar Rp 10,1 triliun atau setara dengan 54 persen dari target hingga akhir tahun mencapai Rp 18,7 triliun. Bila dibandingkan tahun lalu, besaran tersebut telah melampaui kontrak baru sepanjang 2014 sebesar Rp 9,2 triliun.

"Kontribusi per lini bisnis pada kontrak hingga September 2015 masih didominasi konstruksi sebesar 90 persen,"  Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang Permata, Selasa (20/10).

Kiki menjelaskan, mayoritas kontrak baru atau sebesar 41,9 persen berasal dari proyek-proyek yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau APBD. Adapun, sisanya sebesar 34,6 persen berasal dari proyek swasta dan 23,5 persen dari proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sedangkan dari kategori pekerjaaan, menurut Kiki, masih didominasi kontrak pembanguanan gedung sebanyak 60,4 persen, pembangunan jalan dan jembatan 28,2 persen, dan proyek infrastruktur sebesar 11,4 persen. “Selain realisasi perolehan kontrak baru tersebut, sepanjang September 2015 sebesar Rp 802,6 miliar merupakan penawar terendah," jelas dia.

Adapun beberapa realisasi kontrak baru pada September 2015 antara lain, yakni proyek Tol Ngawi-Kertosono Paket 2 dan 3 senilai Rp 1,3 triliun dan pekerjaan irigasi AMS 23 senilai Rp 221,4 miliar.

Kiki mengemukakan, hingga bulan September 2015, perseroan telah mengikuti total tender sebanyak Rp 42,7 triliun. kbc4

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: