JCI, kumpulan pemuda yang siap atasi masalah kepemudaan

Senin, 23 November 2015 | 16:59 WIB ET

MASALAH sosial kepemudaan khususnya di daerah-daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi semakin kompleks. Pemerintah daerah dan stakeholder terkait kini terus mencari cara dan wadah untuk penyaluran potensi pemuda agar bisa seiring dengan pertumbuhan positif ekonomi daerah tersebut.

Inilah yang menjadi salah satu fokus utama pembentukan Junior Chamber International – East Java Chapter (JCI Jawa Timur). Organisasi kepemudaan yang memiliki konstitusi resmi di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa dan UNESCO ini resmi dibuka di Jawa Timur.

Organisasi ini mewadahi para pemuda-pemuda sukses seperti pengusaha, pemimpin organisasi dan pribadi yang aktif berusia antara 18-40 tahun.

Local President JCI East Java, Felix Soesanto mengatakan organisasi yang dipimpinnya ini memiliki tujuan untuk mempersatukan pemuda pemudi Jawa Timur ke dalam satu wadah dengan tujuan untuk menciptakan kepedulian sosial serta membangun jaringan  nasional hingga internasional. Sektor-sektor ekonomi yang menjadi andalan Jawa Timur seperti pariwisata dan perindustrian diharapkan bisa ditumbuhkembangkan dengan jaringna yang lebih luas.

JCI Chapter East Java saat ini berangotakan sekitar 35 orang yang mayoritas adalah pengusaha muda dan pemimpin muda dari organisasi di Jawa TImur. para anggota JCI ini rata-rata adalah gabungan dari beberapa organisasi dan asosiasi yang ada di Jawa Timur seperti, Kadin Jatim, HIPMI Jatim, Demokrat, AMPI Golkar, HIPMI Riau, HIPMI Malang, HIPMI Blitar, JCI Semarang, DISPORA, APKRINDO, APTRINDO, GP Farmasi, Pemuda Pancasila.

Dari sisi bisnis, pengusaha yang tergabung berasal dari berbagai sektor usaha seperti makanan dan minuman, konstruksi, periklanan, properti, otomotif hingga pengusaha media.

Executive Vice President JCI East Java, Fuad Benardi  menambahkan, pihaknya kini aktif mengajak para pemuda pemudi untuk membangun dunia yang lebih baik serta berpartisipasi dalam kerjasama Internasional baik dari segi ekonomi maupun kemanusiaan.

Pada tahun 2015 ini, yang merupakan perayaan 100 tahun berdirinya JCI Internasional, JCI sudah ada sedikitnya 80 negara dengan lebih dari 200.000 anggota aktif.

Beberapa mantan anggota JCI yang sukses membawa perubahan bagi dunia antara lain Presiden RI saat ini Joko Widodo yang merupakan Pendiri JCI Solo. Ada pula mantan anggota JCI yang menjadi pemimpin dunia seperti Presiden Amerika Serikat John F Kennedy dan Bill Clinton, mantan Presiden Perancis, Jacques Chirac serta mantan Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan. Dari dunia hiburan, orang-orang terkenal yang pernah bergabung dalam organisasi ini diantaranya King pf Rock and Roll, Elvis Prestley dan aktor kenamaan Jackie Chan dan masih banyak lainnya.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Di tingkat lokal, JCI siap bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menngkatkan kualitas sumber daya manusia melalui langkah-langkah positif. Di kota Surabaya misalnya, JCI siap memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Surabaya dalam mengembangkan potensi pemuda di Surabaya khususnya dalam bidang ekonomi.

Felix mengatakan sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya ternyata masih memiliki masalah sumber daya manusia khususnya pada anak-anak muda usia sekolah dan usia produktif.

"Dengan anggota kami yang mempunyai latar belakang sebagai pengusaha dari berbagai bidang, kami ingin ikut berpartisipasi mendukung program Pemerintah Kota Surabaya dalam mencari solusi permasalahan pemuda, baik melalui pemberian pelatihan maupun akses kepada dunia usaha yang lebih luas. Diharapkan, nantinya melalui sinergi dengan program dari Pemkot Surabaya kami bisa ikut menyelesaikan masalah-masalah terkait kepemudaan di Surabaya," katanya. kbc8

Bagikan artikel ini: