Konsep marketing dalam usaha waralaba

Senin, 11 Januari 2016 | 11:22 WIB ET

PEMASARAN menjadi salah satu kunci kesuksesan sebuah produk di pasar. Namun sebuah pemasaran juga butuh konsep. Tidak ada produk yang bisa sukses bila tidak ada konsep pemasarannya. Pentingnya pemasaran atau marketing adalah untuk bisa meraih sukses di pasaran. Untuk komoditi yang tingkat persaingannya tinggi membutuhkan usaha marketing yang brilian. Tanpa konsep marketing yang jelas, sebuah produk akan tidak berkembang.

Dalam usaha waralaba atau franchise kita membutuhkan usaha marketing agar keunggulan produk kita dapat terlihat. Tapi yang perlu Anda ingat franchise seorang franchisee memiliki keterbatasan karena harus mendapatkan persetujuan dari franchisor dalam menyelenggarakan kegiatan pemasaran.

Ada sepuluh prinsip marketing yang dapat dilakukan dalam memasarkan usaha franchise, dikutip dari Franchise Bible.

1. Kenali Pelanggan dan Pasar

Anda tidak pernah membeli sebuah franchise jika tidak ada permintaan tehadap produk yang Anda tawarkan. Permintaan terhadap produk menjadi syarat utama dalam menjalankan sebuah usaha. Anda juga harus mengenali para pelanggan. Pebisnis yang sukses tahu mengenai pelanggannya, dan mampu mengadopsi kultur dan tren yang terjadi di lingkungan pelanggannya tersebut.

2. Produk dan Jasa

Di saat situasi persaingan semakin ketat dan diisi oleh orang yang menawarkan produk sejenis, maka sebuah merek dan kemasan menjadi hal yang penting. Merek serta kemasan harus memiliki keunikan agar berbeda dengan yang ditawarkan oleh pesaing. Kenapa kita harus seperti itu, karena konsumen tidak membeli produk melainkan merek.

3. Promosi

Promosikan produk Anda melalui kampanye marketing, media public, media sosial, iklan TV, radio dan, direct mail. Banyak franchisor memilih PR sebagai representation dan panduan ditingkat perusahaan.

4. Posisikan Diri Anda Sebagai Ahli

Posisikanlah diri Anda sebagai seorang ahli agar dapat meningkatkan brand awareness. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menjadi penulis di media atau kontributor ahli dibidang yang Anda geluti.

5. Jaga Pelanggan

Jagalah pelanggan Anda agar mereka kembali membeli. Hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan in store promotion , loyalty program, kupon potongan atau spesial promo. Libatkan para pelanggan dalam kegiatan sponsorship atau juga amal.

6. Website

Gunakan website untuk mendapatkan pelanggan. Kebanyakan franchisor memiliki website yang menyediakan pilihan untuk memilih berbagai lokasi, hal ini dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan lokal pasar kita.

7. Tambahan Informasi

Berikan pelanggan kita informasi tambahan tentang usaha Anda, informasi bisa berupa brosur ataupun sales video. Tidak semua franchise memiliki kegiatan marketing tambahan. Materi ini bisa tidak relevan dengan franchise fastfood. Tapi hal ini penting untuk franchise yang bergerak di bidang B2B.

8. Database

Memanfaatkan database sangat bermanfaat untuk kemajuan usaha Anda karena hal tersebut bertujuan menjaga konsumen dan menjadikan usaha Anda terdepan.

9. Referensi

Mantapkan referensi sistem dengan beberapa tambahan yang Anda miliki. Kemudian sajikan itu kepada konsumen Anda.  Lalu mintalah testimoni dari pelanggan agar dapat mengukur efektivitas promosi yang Anda lakukan.

10. Inovatif

Identifikasi pendekatan inovatif untuk bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan. Sebuah kesalahan jika kita menjalankan bisnis secara statis tanpa adanya inovasi.  Untuk menjadi yang terdepan dalam usaha, Anda harus berani berinovasi. (ciputraentrepreneurship)

Bagikan artikel ini: