Wika garap pabrik minyak goreng PTPN III senilai Rp501 miliar

Rabu, 30 Maret 2016 | 09:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih proyek pembangunan pabrik minyak goreng senilai Rp 501,08 miliar dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. Pabrik dengan kapasitas 600 ribu ton per tahun akan dibangun di kawasan ekonomi khusus Sei Mangke, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya (Wika) Suradi mengatakan, PTPN III telah menetapkan Wika sebagai pemenang tender proyek berjangka waktu 18 bulan kalender kerja. Proyek Engineering, Procurement & Construction (EPC) ini meliputi basic design, detail design for processing plant (ISBL) and utilities (OSBL), procurement, construction, project management, HSE, quality control, commissioning, start up, termasuk warranty.

“Pencapaian kontrak baru hingga pekan terakhir Maret 2016 mencapai Rp 5,32 triliun atau 10,08% dari target kontrak baru 2016 sebesar Rp 52,8 triliun,” kata Suradi dalam keterangan resminya, Senin (28/3/2016).

Tahun ini, kata Suradi, perseroan membidik total kontrak dihadapi Rp 83,05 triliun. Kontrak tersebur terdiri atas perkiraan kontrak baru tahun 2016 sebesar Rp 52,80 triliun dan kontrak lanjutan (carry over) tahun sebelumnya sebesar Rp 30,25 triliun.

Beberapa proyek yang telah diperoleh hingga pekan keempat Maret 2016 antara lain, pembangunan hotel, perkantoran, dan convention hall Grup Puncak, Surabaya, dan rusun atlet Kemayoran.

Selain itu, Wika menangani proyek flyover Semanggi, jaringan gas Prabumulih senilai Rp296 miliarr, proyek strategis Kementerian ESDM yang terdiri dari SPBG Bekasi, Fasilitas penerangan jalan umum, tank bahan bakar nabati, dan pembangunan pembangkit listrik mini hydro di Papua.

“Perseroan juga menggarap proyek Tol Manado, produksi Box Girder Jalan Layang Kereta Api Medan-Kualanamu, Sudirman Hill, Elevated Road Maros-Bone, dan jala tol Bawen-Solo Seksi 2,” ujar Suradi. kbc10

Bagikan artikel ini: