HDI belum lirik pasar menengah bawah

Minggu, 17 April 2016 | 20:01 WIB ET
(KB/Purna Budi Nugraha)
(KB/Purna Budi Nugraha)

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Harmoni Dinamik Indonesia, produsen produk suplemen kesehatan dengan merek High Desert International (HDI), akan terus mempertahankan posisinya produknya di pasar premium dengan tidak berencana mengeluarkan produk pasar menengah ke bawah berharga murah.

Chairman HDI, Brandon Chia mengatakan, perusahaan Sosial Network Marketing atau MLM yang dipimpinnya tetap akan mempertahankan kualitas produknya dan berimbas langsung pada harga premium.

“Sebagai produsen produk kesehatan yang sudah berdiri 30 tahun, kami akan terus memastikan kualitas produk kami pada level tinggi. Hal itu tentunya juga akan berpengaruh pada harga jual kami di pasaran,” ujar Brandon di sela peringatan 30 tahun HDI di Dyandra Convention Surabaya, Jumat (15/4/2016).

Saat ini produk-produk HDI yang bahan utamanya berasal dari lebah diproduksi di beberapa negara diantaranya Amerika Serikat dan New Zealand. Brandon mengatakan belum mempunyai rencana untuk membuka pabrik di Indonesia.

Saat ini HDI sudah mempunyai cabang di 31 kota pada 7 negara di seluruh dunia, dimana Indonesia adalah pasar terbesar HDI. Lebih dari 50% produk HDI dipasarkan di Indonesia. Selain dikenal sebagai produsen suplemen kesehatan, HDI kini juga mulai merambah sktor lain seperti keuagnan, properti advertising hingga information and technology (IT).

Sementara itu, dalam memperingati ulang tahun ke-30 di Surabaya, HDI menggelar berbagai acara dalam tajuk International Convention. Acara yang digelar 3 hari sampai Minggu (17/4/2016) tersebut diisi dengan seminar motivasi, konsultasi dokter gratis, hingga pengenalan produk terbaru mereka yakni BSKIN dan Propoelix. kbc8

Bagikan artikel ini: