Produk fesyen RI siap hiasi pasar London

Rabu, 04 Mei 2016 | 09:46 WIB ET

DEPOK, kabarbisnis.com: Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) siap membawa para pelaku ekonomi industri kreatif ke panggung industri fashion utama di London. Hal itu merupakan implementasi dari hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Inggris bulan lalu.

“Bekraf akan menggarap panggung di London agar Indonesia dapat masuk ke panggung utama. Hal itu sudah ada dalam MoU dengan Inggris tentang ekonomi kreatif,” ujar Wakil Ketua Bekraf Ricky Pesik, Selasa (3/5/2016).

Karya para desainer Indonesia akan ditampilkan di sejumlah event internasional, seperti London Design Binealle. Dengan demikian, produk para perancang busana Indonesia semakin dikenal secara global. “Jangan hanya kita yang menjadi pasar, tetapi kita juga harus dapat masuk ke pasar mereka,” ujar Ricky lagi.

Bekraf menargetkan pertumbuhan industri kreatif dari 7 persen pada 2015 menjadi 12 persen pada tahun 2019. Indonesia juga akan memperbarui MoU tentang ekonomi kreatif dengan Korea, dengan memasukkan jaminan tertulis bahwa Indonesia akan mendapatkan booth di tempat strategis pada acara-acara di Korea.

Ricky juga mengatakan, Bekraf dengan Ditjen Kebudayaan sangat intensif membahas perkembangan ekonomi kreatif ini karena hubungan antara ekonomi dengan kebudayaan sesungguhnya sangat erat.

Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Ipang Wahid mengatakan, sudah saatnya Indonesia tidak menjadi bangsa yang hanya memakai produk negara lain.

“Kreatifitas bukan sumber daya alam yang akan habis, investasi pada sumber daya manusia sebagai aset jangka panjang sangat penting,” kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: