Bantu pengusaha muda, pemerintah siap gelontorkan Rp100 triliun

Rabu, 25 Mei 2016 | 07:22 WIB ET

BANDUNG, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengalokasikan dana sebesar Rp 100 triliun untuk membantu pengusaha muda Indonesia.

Hal itu dikemukakan Deputi Menpora Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara pada acara Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi di Aula Telkom University, Kabupaten Bandung Selasa (24/5/2016). Diakuinya, dana tersebut dikucurkan dengan syarat yang cukup mudah.

Menurut Sakhyan yang mewakili Menpora Imam Nahrawi, uang tersebut diberikan dengan syarat yang tak terlalu ketat dan bunga yang ringan. "Presiden Jokowi mengatakan bunganya ringan, hanya 9 persen. Kedepan diharapkan semakin kecil, nanti pada saatnya, akan tanpa bunga," kata Sakhyan.

Saat mewakili Menteri Imam, awalnya para peserta berteriak kecewa setelah pembawa acara mengumunkan bahwa sang menteri berhalangan hadir karena tugas ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Namun ribuan peserta, terdiri dari mahasiswa dari sabang samai merauke, juga perwakilan dari beberapa negara Asean riuh bertepuk tangan ketika Sakhyan menyebut soal pinjaman lunak tersebut.

Sakhyan melanjutkan, dana bantuan itu merupakan program di Lembaga Permodalan Kemandirian Pemuda (LPKP). LPKP merupakan lembaga pembiayaan yang dikhususkan untuk kalangan pemuda usia 16-30 tahun. Lembaga ini adalah amanat dari UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaaan dan PP Nomor 60 Tahun 2013 Tentang LPKP.

Lembaga yang berada di bawah naungan Kemenpora itu adalah bentuk upaya pemerintah untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut dia, bantuan perlu dilakukan lantaran pengusaha pemula banyak menghadapi rintangan. "Mereka jarang dilirik perbankan. Karena itu angka pertumbuhan pengusaha di Indonesia masih rendah. Kan berbisnis itu tidak hanya mengandalkan semangat khas anak muda, tentu perlu modal dan kreatifitas," kata dia.

Ia meminta seluruh peserta untuk membuat perencanaan bisnis dan mengajukan ke Kemenpora. Setelah lolos seleksi, pengusaha muda dipastikan bisa mendapat akses permodalan. "Kalau idenya kuat, kami dukung sepenuhnya. Tapi usia pemohon jangan lebih dari 30 tahun ya," ucap dia. kbc10

Bagikan artikel ini: