Sampoerna University siap lahirkan wirausaha muda terbaik

Senin, 30 Mei 2016 | 09:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebagai salah satu universitas di Tanah Air yang memiliki akreditasi dan kurikulum standar internasional, Sampoerna University memiliki visi dan misi untuk memberikan perubahan positif dalam bidang perekonomian.

Perubahan-perubahan positif tersebut dimulai dengan melatih para pelajar muda melalui program pendidikan terbaik di bidang bisnis dan keuangan lewat seminar "Wanted: Aspiring Enterpreneurs".

Dalam seminar disebutkan bahwa Faculty of Business Sampoerna University memiliki banyak keunggulan yang bisa memupuk modal kesuksesan bagi para pelajar yang ingin menjadi enterpreneur sukses.

Konsentrasi utama dalam fakultas bisnis ini ialah accounting dan general management. Selain itu, Faculty of Business Sampoerna University juga bekerja sama antara lain dengan Maseey University dan Insitute of Managemnet Technology Ghaziad sebagai modal untuk sharing information dan sharing experiences.

"Keunikan lain dari Faculty of Business Sampoerna University yaitu para pelajar akan mendapat tiga gelar yang dua gelar diantaranya adalah bachelor selama empat tahun mengemban pendidikan; serta adanya project base study yang mengedepankan konsep presentation study, case study, competition study dan business simulation," kata Dosen Fakultas Bisnis Sampoerna University, Wahyoe Soedarmono, di Lavenue Building, Jl. Pasar Minggu, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Pendiri dan CEO Young Top Handling, Billy Boen memberikan sharing pengalaman kepada para peserta seminar.

"Kalau mau jadi enterpreneur ada 2 hal, kita terlahir karena passion atau karena punya masalah lalu mau jadi bagian dari solusi, itu kalau mau sukses. Kalau mau jadi biasa saja ya karena ikut-ikutan. Itu kunci sukses untuk gagal ya ikut-ikutan," ujar Billy Boen.

Sebagai satu-satunya mahasiswa Asia yang pernah mendapat gelar cumlaude di University of West Georgia, Billy menginspirasi para peserta seminar dengan membocorkan bahwa dia adalah orang yang menciptakan salah satu merek sepatu terkenal di dunia, League, dari segi konsep, logo hingga brand itu sendiri dari nol.

Menutup pembicaraan, Billy menekankan para peserta seminar untuk mengutamakan attitude alias sikpa yang ia nilai jauh lebih penting dibandingkan dengan ipk 4.0.

"Kita harus humble, respect, karena sukses butuh bantuan dari orang lain karena jangan harap kita bisa sukses kalau nggak dapet bantuan dari orang lain," tutup Billy disambut tepuk tangan peserta seminar. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: