Pacu penjualan Pertamax Series, Pertamina gandeng jaringan Accor Hotels

Jum'at, 10 Juni 2016 | 05:15 WIB ET
(KB/Purna Budi N)
(KB/Purna Budi N)

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pertamina makin getol menjaring konsumen Pertamax Series. Kali ini, perusahaan migas plat merah tersebut menjalin kerjasama dengan jaringan Accor Hotels di wilayah Jawa Timur karena potensinya di Jatim sangat besar.

General Manager PT Pertamina Marketing Operation Regional V (MOR V) Ageng Giriyono mengatakan bahwa penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi memang membutuhkan strategi marketing yang menarik. Hal ini sangat berbeda dengan BBM subsidi seperti Premium dan Solar yang tidak membutuhkan strategi apapun untuk menjualnya.

"Jual BBM subsidi itu walaupun dengan tidur, tetap akan terjual. Tetapi Pertamina juga memiliki produk BBM non PSO atau non subsidi yaitu Pertamax Series. Dan ini butuh strategi marketing karena jika dibiarkan tidak akan terjual," ujar Ageng Giriyono sesaat sebelum penandatanganan MoU antara  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V dengan Accor Group Wilayah Jawa Timur dalam program "Ride with Pertamax, Stay with Accor" di Surabaya, Kamis (10/6/2016).

Penandatanganan kerjasama program "Ride with Pertamax Stay with Accor" dilakukan di SPBU COCO  Dr. Soetomo Surabaya oleh Retail Fuel Marketing Manager Made Adi Putra dan Senior GM Accor Hotel Sigit Budiarso  dengan disaksikan oleh GM Pertamina MOR V Ageng Giriyono.

Dikatakan Ageng, potensi wista Jatim cukup besar. Selain memiliki banyak destinasi wisata, Jatim juga merupakan pusat bisnis dan perdagangan di timur Indonesia, Hal ini membuat tingkat kunjungan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara terus meningkat.  Untuk menunjang hal tersebut diperlukan fasilitas yang dapat memanjakan para wisatawan, diantaranya Hotel dengan berbagai jenis dan layanan lain.

"Program Ride with Pertamax stay with Accor merupakan salah satu wujud apresiasi Pertamina kepada konsumen  Pertamax series kami, sekaligus Meningkatkan prestige konsumen yang memang terbiasa melakukan kunjungan wisata dan menginap di jaringan Accor Hotel," ungkap Ageng.

Program ini dapat dinikmati oleh para pelanggan melalui pembelian Pertamax Series (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex) senilai Rp. 200.000 (dua ratus ribu) untuk kendaraan roda 4 tidak berlaku kelipatan berhak mendapatkan 1 buah voucher diskon khusus biaya menginap sebesar Rp. 50.000,- dan voucher potongan diskon 10% untuk Makanan dan Minuman di Resto Hotel di Jaringan Accor selama periode 01 Juni – 31 Agustus 2016.

Delapan jaringan Accor Hotel menyambut baik kerjasama yang dilakukan dalam program "Ride with Pertamax Stay with Accor"  dimana segmentasi para pengunjung Accor Hotel sesuai dengan konsumen Pertamax Series sehingga diharapkan dengan bergulirnya program ini dapat meningkatkan tingkat hunian kamar di seluruh jaringan hotel Accor East Java.

"Dengan menyerahkan voucher dan nota pembelian Pertamax series sebesar minimal Rp 200.000,- pelanggan hotel kami bisa mendapatkan diskon sebesar 10 % layanan F&B di Resto Hotel, ataupun potongan Rp 50.000,- untuk harga kamar yang kami yakini dapat meningkatkan occupancy hotel-hotel yang telah ditentukan selama periode menginap  menginap mulai  tanggal 1 Juni  - 31 Desember 2016," ujar Sigit.

Ia mengatakan, program ini akan dievaluasi dalam setiap bulan. Jika antusiasme masyarakat tinggi, maka program akan diperlebar ke wilaayah Bali dan Lombok.

Sementara Manager RFM Made Adi Putra mengatakan bisnis dan pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan bahan bakar dan transportasi. Di tengah antusiasme masyarakat ke daerah Jawa Timur, kami yakin bahwa promo ini akan menjadi penawaran yang sangat menarik bagi para wisatawan, terutama yang berwisata dengan kendaraan pribadi.

"Selain menguntungkan bagi para wisatawan, promo ini juga menguntungkan bagi kendaraan para pelancong. Dengan RON 92 untuk Pertamax dan RON 95 untuk Pertamax Plus, kedua bahan bakar tersebut menghasilkan pembakaran yang lebih optimal dan tentunya baik untuk kendaraan," ungkap Made.

Ia yakin, program ini juga akan mendongkrak penjualan Pertamax Series menjadi lebih besar. Saat ini, penjualan BBM jenis Pertamax Series sudah mencpai 35% dari total konsumsi BBM di seluruh wilayah Jatim, sementara 65% masih disumbang oleh BBM non subsidi seperti Premium dan Solar.kbc6

Bagikan artikel ini: