Potensial, Surabaya jadi incaran pebisnis kafe & restoran baru

Jum'at, 24 Juni 2016 | 11:22 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebagai kota terbesar kedua di Tanah Air, Surabaya memiliki potensi pasar yang besar untuk sektor usaha makanan dan minuman. Tak heran, pemain baru di industri ini terus bermunculan. Segmen pasar yang dibidik pun beragam, baik menengah bawah maupun atas.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono mengatakan, pertumbuhan bisnis kafe dan restoran di Surabaya cukup signifikan. Secara umum dengan banyaknya pemain baru di industri kafe dan restoran tersebut akan memberikan banyak pilihan bagi masyarakat.

"Sejatinya kuenya tetap. Namun juga tidak berkurang karena makan adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dan sekarang juga trennya makan di restoran merupakan sebuah gaya hidup," kata dia saat acara buka puasa bersama dengan media di de boliva Restoran Surabaya, Kamis (23/6/2016).

Dipaparkannya, dalam tiga bulan terakhir saja ada sekitar 40 kafe dan restoran baru yang buka di Surabaya. Mereka tidak saja sewa stan di pusat perbelanjaan atau wahana hiburan, namun juga standing outlet (berdiri sendiri).

"Bisa dibilang dalam sepekan ada 1-2 restoran baru yang buka. mereka rata-rata adalah anak-anak muda yang baru lulus kuliah baik di dalam maupun luar negeri. Lantas mengadopsi konsep atau menu makanan di luar negeri dana diterapkan di sini," beber Tjahjono didampingi Mufid Wahyudi, Sekjen Apkrindo Jatim.

DIa bersyukur, meski banyak pemain baru, namun konsumen atau omzet penjualan kafe dan restoran yang sudah ada tidak mengalami penurunan signifikan. Ini berarti para pebisnis mampu mempertahankan kualitas dan tetap dipercaya konsumen.

"Tapi memang harus terus melakukan inovasi dan pembaruan suasana termasuk menu-menu baru agar konsumen tidak bosan," tandasnya.

Sementara itu terkait kondisi pasar tahun ini, Tjahjono menuturkan, ada sejumlah peluang pebisnis kafe dan restoran bisa mendongkrak penjualannya. Selain momen Ramadan dan Lebaran, pada akhir Juli 2016 nanti di Surabaya akan digelar PrepCom III UN Habitat, dimana akan berkumpul sekitar 6.000 orang perwakilan dari 167 negara.

"Kita sudah diminta Pemkot Surabaya untuk mendukung even itu. Selain melalui program promo, juga ikut serta dalam even kuliner untuk menyambut mereka, dan seluruh aggota Apkrindo Jatim siap mendukung," ujar Tjahjono yang diamini para pengurus lain.

Selain momen itu, banyaknya pusat perbelanjaan maupun pusat kuliner di Surabaya juga ikut menggairahkan bisnis kafe dan restoran di kota ini. kbc7

Bagikan artikel ini: