Kontraktor mestinya hanya dijerat pasal perdata, bukan pidana

Rabu, 20 Juli 2016 | 07:45 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Disertasi dengan tema "Tindak Pidana Korupsi dalam Kontrak Kerja Kontruksi antara Pemerintah sebagai Pengguna Jasa dengan Penyedia Jasa Pelaksana Kontruksi" yang diusung Marthe H Toelle SH, MH memberi perspektif lain terkait permasalahan hukum kontraktor pemenang lelang proyek pemerintah.

Disertasi yang diuji dalam ujian terbuka gelar doktor Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menegaskan, saat ini kasus-kasus yang diangkat para penegak hukum soal pelaksanaan pengerjaan proyek sesuai Undang-undang nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi tidak bisa dijerat pidana, melainkan hanya cedera janji atau wanprestasi. Sehingga hanya bisa dijeratkan dengan pasal perdata.

“Kontraktor pemenang lelang apabila berhadapan dengan kasus pengerjaan kontruksi hanya bisa dibenturkan dengan perhitungan kerugian yang selanjutnya harus dibayar, bukan dipidana,” jelas Marthe H Toelle kepada media.

Marthe mengatakan, apabila aparat penegak hukum selalu menggunakan UU nomor 31 tahun 1999 dan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi untuk menjerat para kontraktor dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditakutkan bakal tidak ada PNS dan kontraktor yang mau mengurusi program pemerintah soal ini. 

"Sedangkan pemerintah dituntut untuk selalu melanjutkan progam pembangunan. Lalu siapa yang bakal mengurusi hal ini. Sudah capek-capek menjalankan tugas dan program pemerintah, nantinya PNS tersebut dipenjara,” ujarnya.

Soal revisi UU, Marthe mengatakan tidak perlu yang ada direvisi, hanya penerapan pasal 2 dan 3 UU Tipikor saja harus lebih bijak dalam penerapannya, terlebih dalam kasus pengerjaan kontruksi.

Untuk diketahui, Marthe berhasil menyelesaikan program studi S-3 nya dengan disertasi dengan tema tersebut. Pria kelahiran Baa-Rote, 19 Maret 1953 ini merupakan lulusan Doktor ke-295 yang berhasil ditelurkan oleh Unair.

Rencananya, selain melanjutkan profesinya sebagai advokat, kedepan ia juga menyumbangkan ilmunya dengan aktif di akademisi sebagai dosen.‎ Kbc10

Bagikan artikel ini: