Pemprov Jatim dorong pelaku industri manufaktur upgrade peralatan

Rabu, 03 Agustus 2016 | 19:40 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Provinsi Jatim mendorong pelaku industri manufaktur di Jatim, khususnya yang masih berskala kecil untuk menggunakan peralatan dan teknologi terbaru guna meningkatkan efisiensi.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jatim, Hadi Prasetyo mengatakan, dengan tercapainya efisiensi maka harga jual produk bisa ditekan sehingga pelaku industri manufaktur di Jatim bisa meningkatkan daya saingnya.

"Saat ini teknologi peralatan di industri manufaktur terus berkembang. Pengusaha harusnya bisa terus mengupdate peralatan mereka dengan teknologi terbaru sehingga tercapai efisiensi tinggi dan berujung pada meningkatnya daya saing," ujarnya usai membuka pameran Manufacturing Surabaya 2016 di Grand City Convex Surabaya, Rabu (3/8/2016).

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Jatim kini sangat bergantung dari industri manufaktur. Industri ini menyumbang sekitar 28% dari total PDRB Jatim, mengungguli perdagangan dan pertanian dengan share masing-masing 17% dan 14%.

Pameran Manufacturing Surabaya 2016 merupakan pameran alat-alat industri terkini yang diikuti 274 perusahaan dari 23 negara. Pada pameran ini dipamerkan berbagai komponen industri pengolahan seperti mesin perkakas, beragam kmponen dan aksesoris, manufaktur dan proses otomatisasi, sistem kelistrikan, alat metrologi, peralatan presisi hingga produk manajemen pabrik serta asset.

Maysia Stephanie, Project Director PT Pamerindo Indonesia yang menyelenggarakan pameran ini, menambahkan beragam teknologi dan solusi yang dihadirkan dalam pameran ini akan memudahkan pelaku industri manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pabriknya.

"Produk yang dihadirkan dalam pameran ini akan menjadi paltform yang mudah dan nyaman serta memungkinkan bagi pabrikan untuk bisa mengidentifikasi solusi yang lebih efektif guna memfasilitasi kebutuhan produksi yang dibutuhkan," ujarnya.

Pameran ini sendiri akan berlangsung selama 4 hari sampai 6 Agustus 2016 dengan target pengunjung mencapai 7.000 orang. kbc8

Bagikan artikel ini: