Pengusaha Jatim sepakat pertahankan La Nyalla jabat Ketum Kadin Jatim hingga 2019

Rabu, 24 Agustus 2016 | 17:14 WIB ET
La Nyalla Mattalitti (kiri)
La Nyalla Mattalitti (kiri)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pengusaha Jawa Timur yang tergabung dalam organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menyatakan sepakat mempertahankan La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua Umum Kadin Jatim hingga masa kepengurusan habis, yaitu sampai tahun 2019.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Bidang Organisasi Kadin Jatim di Graha Kadin Jatim Surabaya, Rabu (24/8/2016). Rapat dihadiri oleh seluruh pengurus Kadin Jatim dan Ketua Kadin di 38 Kabupaten Kota seluruh Jatim. Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Tetap Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Rakhmat Junaidi.

Dalam perbincangannya dengan wartawan Rakhmad menyatakan bahwa untuk menjadi Ketua Kadin itu harus melalui proses yang panjang dan persyaratan yang tidak mudah. Ketua Kadin juga memiliki hak dan kewajiban, diantaranya telah tercatat menjadi anggota selama tiga tahun berturut-turut dan memiliki pengalaman organisasi.  Hal ini telah termaktub dalam Undang-Undang nomor 1/1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.

"Ketika telah dipilih dalam proses yang benar, maka haknya sebagai Ketua harus dijaga. Untuk kasus Kadin Jatim, kami tetap menetapkan Pak Nyalla masih tetap menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Jatim. Pak Nyalla hanya berhalangan untuk sementara. Kami sangat menjunjung asas praduga tidak bersalah sampai jelas persoalannya," tegas Rakhmad,

Apalagi persoalaan ini juga tidak berpengaruh pada kinerja Kadin Jatim. Ada sekitar 24 Wakil Ketua Umum Kadin Jatim di berbagai bidang yang bisa menjalankan seluruh tugas yang ada. Hanya saja, untuk tugas menjadi juru bicara Kadin Jatim, harus ditunjuk salah satu dari ke 24 Wakil Ketua tersebut menjadi Pelaksana Tugas (Plt), dalam hal ini Deddy Suhadjadi telah sejak lama disepakati menjadi Plt Kadin Jatim menggantikan La Nyalla yang sedang menjalani proses hukum.

"Pak Nyalla adalah teman kami. Kami sangat berharap, kasus beliau secepatnya selesai. Karena sejauh ini beliau telah menunjukkan prestasi yang cukup bagus dalam mengemban tugas sebagai Ketua Umum Kadin Jatim. Selain itu, saat pemilihan Ketua Kadin tahun 2014, Pak Nyalla terpilih kembali untuk kedua kalinya secara aklamasi. Artinya programnya selama periode awal berjalan bagus dan diterima anggotan," katanya.

Kadin Jatim dalam dua periode kepengurusan La Nyalla menurutnya telah menorehkan prestasi yang cukup bagus. Kadin Jatim tercatat menjadi Kadin dengan jumlah anggota terbesar dan aktif, sama seperti Jawa Barat. Selain itu, Kadin Jatim juga sangat aktif dalam semua kegiatan yang digelar Kadin Indonesia dengan memberikan berbagai saran dan masukan yang positif untuk perkembanan Kadin serta peningkatan ekonomi Indonesia.

Terkait adanya organisasi yang baru muncul di Jatim dan mengatasnamakan Kadin Jatim, ia mengatakan bahwa organisasi Kadin itu tidak sembarangan. Kadin Provinsi terbentuk dari Kadin Kabupaten Kota yang memiliki anggota yang jelas, yaitu pengusaha di seluruh Kabupaten Kota tersebut. Dan Kadin Provinsi dibentuk dengan kesepakatan 50% ditambah satu dari jumlah Kadin Kabupaten Kota definitif.

"Kalau di Jatim, minimal harus ada 20 Kadin Kabupaten Kota definitif yang ada dibawahnya. Jika tidak ya tidak akan diakui karena jalurnya sangat jelas. Makanya kami tidak menempuh jalur hukum. Kami hanya menganggap mereka adalah teman-teman kami yang perlu diberikan pengertian," tegasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: