Sasar industri besar, Cloudera Data Science Week Asia Pacific 2016 hadirkan revolusi data

Senin, 28 November 2016 | 10:59 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Besarnya jumlah perusahaan yang memanfaatkan big data menjadi pasar yang sangat potensial dikembangkan.  Apalagi menurut data IDC, lebih dari 65% perusahaan masih berada pada tahap awal eksperimen dengan big data. Sehingga bukan tidak mungkin pasar akan semakin menggelembung karena pemanfaatan data saat ini telah menjadi sebuah keharusan dalam dunia bisnis.

Menyadari kondisi tersebut, Cloudera, penyedia global manajemen data dan platform analitik tercepat, termudah dan teraman yang dibangun pada Apache Hadoop dan teknologi open source terbaru, mengumumkan peluncuran perdana Cloudera Data Science Week Asia Pacific 2016. Kegiatan ini digelar beberapa pasar wilayah Asia Pasifik dari tanggal 3-9 Desember 2016. Cloudera Data Science Week Asia Pasific 2016 akan menghadirkan solusi-solusi nyata terhadap tantangan bisnis yang tengah dihadapi industri masa kini.

Senior Director, Asia Pacific, Cloudera Daniel Ng, mengatakan Cloudera memperkenalkan acara Cloudera Data Science Week Asia Pacific untuk pertama kalinya. Seiring perusahaan-perusahaan bertransisi menuju dunia di luar big data dan berusaha merekayasa bisnis mereka dengan memanfaatkan data, topik-topik seperti artificial intelligence mulai memainkan peranan. "Memprediksi masa depan big data, menjajaki peluang baru, menuai hasil, serta memanfaatkan big data untuk inovasi hanyalah merupakan tahap awal dari perjalanan ini," ungkap Daniel Ng dalam siaran pers yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Minggu (27/11/2016) petang.

Cloudera Data Science Week Asia Pacific diharapkan akan menjadi acara industri tahunan, yang memobilisasi perusahaan untuk memperoleh manfaat yang kompetitif dari wawasan yang lebih mendalam, membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih tajam, dan menemukan masalah dan tren yang mempengaruhi bisnis mereka.

Sementara Mike Olson dan senior eksekutif Cloudera lainnya seperti Amr Amr Awadallah, Chief Technology Officer, Mick Hollison, Chief Marketing Officer, dan Charles Zedlewski, Senior Vice President of Products akan memimpin beberapa sesi dialog, seminar, dan diskusi tentang manajemen data, hingga tentang bagaimana pemerintah dan organisasi publik dapat menggunakan analitik untuk menghasilkan pemahaman operasional perusahaan yang lebih baik, memprediksi hasil produktivitas, dan menjaga terhadap akses data ilegal.

Seluruh acara akan berujung pada Strata + Hadoop World Singapore 2016 edisi kedua, yaitu konferensi industri big data tahunan yang disponsori bersama dengan O'Reilly Media dimulai pada tanggal 5 Desember 2016, di mana para peneliti data, analis, dan eksekutif bisnis akan membahas studi-studi kasus, mengembangkan keterampilan baru, berbagi praktik-praktik terbaik yang bermunculan, dan membangun masa depan big data.

Melalui Data Science Week Asia Pacific Cloudera, perusahaan-perusahaan akan lebih siap untuk mengidentifikasi tantangan dan kendala yang mungkin akan dihadapi oleh perusahaan terkait data, guna mempersiapkan bisnis mereka di masa.

Beberapa kegiatan yang akan mengisi Cloudera Data Science Week Asia Pacific 2016, antara lain, Cloudera Sessions 2016. Ini forum khusus selama satu hari bagi para pelanggan dan mitra untuk mempelajari bagaimana memanfaatkan Hadoop untuk membangun suatu arsitektur modern dan menciptakan analitik data yang luas di seluruh bagian perusahaan. Acara-acara jaringan dan pembelajaran terdahulu telah diselenggarakan di kota-kota besar dunia seperti Seoul, Beijing, dan Shanghai. 

Acara Cloudera Sessions selanjutnya akan diselenggarakan di Melbourne dan Brisbane masing-masing pada tanggal 29 November 2016 dan 1 Desember 2016.

Selanjutnya, Data Science Weekend di Yogyakarta, Indonesia (3-5 Desember 2016) dimana para profesional, komunitas, dan pelajar yang berkutat di bidang data akan membahas implikasi data sains, hambatan antara pengambilan keputusan berbasis data dan berbasis kreativitas, dan dampak bisnis terkait melalui seminar-seminar dan diskusi panel. Chief Technology Officer Cloudera, Amr Awadallah akan memimpin acara ini di akhir pekan.

Head of Data Science Indonesia Fajar Jaman,  menambahkan Data Science Indonesia sangat senang menjadi bagian dari Data Science Week Cloudera di Asia Pasifik melalui acara Data Science Weekend di Indonesia. Seluruh kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk menyatukan komunitas big data terkini dan yang akan datang pada hari ini, demi terciptanya masa depan yang lebih cerdas dan lebih digital.

"Data Science Weekend bersama Cloudera di Indonesia, dan seluruh rangkaian kegiatan selama pekan perdana ini merupakan bukti pengaruh big data bagi dunia usaha dan komunitas di Indonesia dan di seluruh kawasan Asia Pasifik," ungkapnya.

Kegiatan lainnya yakni Cloudera "Technology Revolution Driving Business Revolution" Government Forum, Canberra, Australia (6 Desember 2016) dan Data Driven Marketing in a S art Nation” Chief Marketing Officer Roundtable, Singapore (6 Desember 2016) 

Chief Marketing Officer dari perusahaan-perusahaan ternama, seperti CapitaGroup Finance, StarHub, GovTech, Indosat, dan Esplanade akan hadir bersama-sama untuk membahas topik "Singapura Sebagai Negara yang Didorong oleh Data," yang akan dipimpin oleh Chief Marketing Officer Cloudera, Mick Hollison.kbc6

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: