Perusahaan IT RI dan Korea jajaki kemitraan

Selasa, 29 November 2016 | 03:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia atau IKTII menggelar pertemuan bersama Korea Association for ICT Partnership untuk menjalin sinergi antara perusahaan Korea dan perusahaan Indonesia.

Program ICT Partnership Indonesia-Korea ini berperan untuk menjembatani kegiatan lebih lanjut antar negara dalam membangun kemitraan baru, sehingga terciptanya kerjasama dan usaha saling menguntungkan.

“Ibaratnya ini perjodohan. Melakukan pertemuan, saling membuka diri. Ketika pertemuan ini berlanjut kepada kemitraan, itu namanya jodoh. Kami hanya menjembatani saja. Pertemuan ini hanya untuk saling menjajagi saja. Kalau cocok dan sesuai dengan kebutuhan, ya klik,” terang Ketua Umum IKTII Teddy Sukardi.

Pertemuan tatap muka dengan operator telekomunikasi itu untuk mengidentifikasi peluang bisnis 4G LTE dan menghubungkan perusahaan dengan mitra bisnis terbaik.

Perusahaan Korea mempresentasikan solusi terbaiknya kepada perusahaan Indonesia dan berapa lama kemitraan itu nantinya terjalin tergantung kebutuhan. Yang pasti win-win partnership

Kemitraan ini, menurutnya, dapat membuka peluang, menciptakan kerjasama berkelanjutan antara perusahaan TIK Indonesia dan Korea sehingga diharapkan semakin memperkuat hubungan jangka panjang dan membangun pertumbuhan industri TIK di Indonesia.

“Terlebih telekomunikasi di masa mendatang lebih menekankan kepada penambahan nilai-nilai layanan,” ujarnya.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Teknologi Herry Abdul Aziz, mewakili pemerintah menyambut positif pertemuan kemitraan ini. Banyak peluang kerjasama yang bisa tercipta yang diharapkan dapat membangun kota-kota di negeri ini menjadi smart city.

“Smart city sekarang tengah tren diterapkan di beberapa pemerintahan. Nah, apakah smart city di Korea bisa juga diterapkan di sini. Kemitraan ini untuk mempertemukan peluang itu. Pemerintah hanya mengawasi. Terutama terkait aturan main dan sisi keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Director Global Business Team KAIT Troy Choi, menambahkan, Indonesia menjadi prioritas bagi Korea untuk menjajagi kemitraan. Selain jumlah penduduk Indonesia yang besar, juga karena tren perkembangan TIK di tanah air begitu pesat.

“Bagi Korea, kemitraan dengan Indonesia adalah yang terbaik. Jika dulu pengembangan bisnis lebih kepada produk, sekarang lebih kepada pelayanan yang memiliki nilai tambah. Dan, kemitraan menjadi penting,” ujarnya.

Troy menambahkan, ICT Partnership Indonesia dan Korea akan memberikan kesempatan untuk bertukar informasi secara global dengan produk ICT Korea dan global, serta peluang pasar di pasar global.

Adapun perusahaan Indonesia yang hadir dalam pertemuan ini terdiri dari beberapa kategori, seperti networking solutions,sofware, security solution.

Pihak KAIT mendatangkan perusahaan besar telekomunikasi yang sudah meraih beberapa penghargaan bergengsi di bidang telekomunikasi. Selain itu, juga menghadirkan top eksekutif dan pengambil keputusan dari mobile operators dan solution vendors. kbc2

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: